Realisasi Dana Program Kemitraan KBUMN Capai Rp1,7 Triliun

   •    Jumat, 21 Apr 2017 18:41 WIB
bumn
Realisasi Dana Program Kemitraan KBUMN Capai Rp1,7 Triliun
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah merealisasikan dana program kemitraan mencapai Rp1,7 triliun atau 39 persen dari total anggaran Rp2,3 triliun pada 2016 untuk berbagai sektor usaha di tujuh wilayah di Indonesia.

"Bantuan program kemitraan itu telah kami salurkan untuk 41.000 mitra binaan BUMN," kata Asisten Deputi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Kementerian BUMN RI, Indriani Widiastuti dalam acara workshop "Sinergi BUMN Hadir untuk Negeri Menuju Indonesia Digdaya", di kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat 21 April 2017.

Menurut Indriani, kelompok usaha perdagangan merupakan sektor yang  paling banyak memperoleh dana pinjaman modal kerja dari program kemitraan itu dengan persentase 41 persen.

Hal itu karena sektor usaha perdagangan dinilai lebih cepat dan mudah melakukan pengembalian pinjaman. Sementara itu, untuk sektor usaha pertanian dana pinjaman dari program kemitraan masih mencapai 17 persen.

Alasannya, sektor itu dinilai memiliki risiko lebih tinggi dalam pengembalian pinjaman. "Untuk pedagang mereka jualan sehari bisa langsung dapat untung, sedangkan petani harus menunggu masa panen, itupun belum tentu berhasil," jelas dia.

Ditinjau dari sisi wilayah, Indriani mengakui penyaluran dana program kemitraan BUMN sebagian besar masih dilakukan di Pulau Jawa 57 persen, disusul Sumatera 21 persen, Kalimantan 7 persen, Sulawesi 9 persen, Kepulauan Nusa Tenggara 5 persen, Papua 1 persen, dan Maluku 0,7 persen.

"Jawa paling besar karena penduduk Indonesia paling besar terkumpul di Jawa, apalagi aktivitas perdagangannya juga cukup besar," kata dia.

Program Kemitraan merupakan salah satu bentuk implementasi program Tanggung Jawab Sosial (CSR) dari 111 BUMN, selain program Bina Lingkungan. Hingga saat ini BUMN yang paling besar menyalurkan dana CSR adalah sektor perbankan, telekomunikasi, dan migas.

"Kami berharap seluruh BUMN bisa menggenjot dana CSR," pungkas dia.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA