Produksi Kopi di Jatim Naik 67 Ribu Ton

Amaluddin    •    Sabtu, 26 Nov 2016 14:32 WIB
produksi kopi
Produksi Kopi di Jatim Naik 67 Ribu Ton
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Wahdi Septiawan)

Metrotvnews.com, Surabaya: Produksi kopi di Jawa Timur (Jatim) meningkat dan mencapai 67.000 ton di 2016 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar 65.000 ton. Tingginya minat masyarakat akan kopi menjadi salah satu pemicu kenaikan tersebut.

"Adanya peningkatan ini karena banyaknya permintaan kopi oleh masyarakat Jatim," kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Jatim Moch Samsul Arifien di Surabaya, seperti diberitakan Sabtu (26/11/2016).

Melihat peluang tersebut, Samsul akan memperluas 2.000 hektare (ha) lahan produksi kopi pada 2017. Luas lahan itu sama dengan di 2016. Perluasan lahan ini dilakukan di lahan dengan ketinggian 800 meter di atas permukaan laut (mdpl), untuk menghasilkan produksi yang bagus.

"Perluasan lahan lebih banyak untuk kopi jenis arabika. Lahannya tersebar di beberapa daerah di Jatim, di antaranya Probolinggo, Jember, Pasuruan, Bondowoso, dan Situbondo," ujarnya.

Selain memperluas lahan, rehab areal lahan tanam kopi robusta juga dilakukan seluas 200 ha. Dengan pengembangan lahan kopi yang sudah berjalan ini, diharapkan tahun-tahun berikutnya, jumlah areal lahan tanam kopi terus bertambah. Sehingga jumlah produksi juga akan bertambah.

Menurut Samsul, produksi kopi Jatim sejauh ini untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan luar negeri. Namun untuk permintaan dari dalam negeri didominasi oleh sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim. Permintaan ini seiring dengan tumbuhnya sektor UMKM yang menggunakan kopi sebagai bahan jualannya. Baik itu warung kopi, kafe, maupun restoran khusus kopi. "Bahkan banyak UMKM menjadikan kopi sebagai komoditi utama," katanya.

Saat ini, kata dia, ada sekitar 61 merek milik masyarakat Jatim yang mampu mengolah kopi, lalu mengemas sendiri untuk dijual ke pasar. Di antaranya Kopi Kapiten asal Pasuruan, Kopi Kayumas asal Situbondo, dan Kopi Ijen Raung asal Bondowoso.

Harga kopi di pasar domestik saat ini cukup bagus. Harga kopi mentah di kisaran Rp22.000 hingga Rp25.000 per kg. Untuk kopi robusta dan arabika, harganya sebesar Rp50.000 hingga Rp100.000 per kg. Sementara harga kopi yang sudah diolah menjadi kopi roasting, sebesar Rp90.000 per kg untuk kopi jenis robusta, dan Rp150.000 hingga Rp200.000 per kg untuk kopi jenis arabika.
(AHL)