BI Gandeng 16 Bank Lakukan Penukaran Uang

   •    Sabtu, 17 Jun 2017 17:23 WIB
penukaran uang
BI Gandeng 16 Bank Lakukan Penukaran Uang
Ilustrasi. (FOTO: MI/Arya Manggala)

Metrotvnews.com, Kupang: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengandeng 16 Bank di Kota Kupang untuk penukaran uang baru bagi masyarakat di kota itu memanfaatkan momen Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day.

"Jadi hari ini ada 16 bank yang kita gandeng untuk menukarkan uang baru bagi masyarakat di Kupang, khususnya bagi mereka yang ingin mudik merayakan Idulfitri di kampung halamannya," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah NTT Fauzi Amir saat ditemui di sela-sela penukaran uang tersebut di Kupang, seperti dikutip dari Antara, Sabtu 17 Juni 2017.

Ia menjelaskan bahwa sebenarnya penukaran uang baru sudah dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia pada Jumat 16 Juni dengan tujuan agar peredaran uang baru semakin meluas. BI NTT menyiapkan uang baru sebanyak Rp2,2 miliar untuk 16 bank yang telah bergabung untuk proses penukaran uang baru tersebut.

Pantauan Antara menunjukkan proses penukaran uang memanfaatkan momen Car Free Day itu tidak terlalu dipadati oleh masyarakat, berbeda dengan jika penukaran yang dilakukan di sejumlah pasar-pasar tradisional.

"Memang berbeda dengan hari-hari biasa. Padahal kalau hari biasa sering terjadi antrean penukar uang baru baik di loket BI dan bank-bank lainnya di Kupang," tuturnya.

Menurut Fauzi hal ini terjadi karena yang pertama karena sebelum-sebelumnya sudah banyak penukaran uang baru yang dilakukan oleh masyarakat di Kota itu.

Namun bisa juga menurut Fauzi karena jumlah pemudik yang berada di kota Kupang tidak sebanyak seperti yang terjadi di pulau Jawa. Tetapi menurut Fauzi diperkirakan puncak penukaran uang baru akan terjadi pada pekan depan di mana jelang peringatan hari raya Idulfitri.

Sementara itu Manager Unit Pengelolaan Uang Rupiah BI NTT Erasmus W Mooy mengatakan bahwa pada 2017 BI NTT mendapat modal uang baru dari BI nasional sebanyak Rp1,5 triliun untuk ditukarkan kepada masyarakat sekaligus untuk antisipasi pemakaian uang rupiah yang tinggi saat Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.

"Dari jumlah tersebut sudah sekitar Rp600an miliar yang sudah dikeluarkan oleh BI khusus untuk ditukarkan kepada masyarakat di NTT. Namun jika dihitung untuk pengeluaran lainnya sudah sampai sekitar Rp900an miliar," ungkapnya.

Namun, lanjutnya, pada Jumat 16 Juni kemarin juga pihaknya mendapatkan kiriman uang baru sebanyak Rp1,1 triliun guna mengantisipasi peningkatan penukaran selama sepekan ini.

 


(AHL)