Sumsel Terapkan Money Follow Program

   •    Rabu, 19 Apr 2017 07:43 WIB
program jokowi-jk
Sumsel Terapkan <i>Money Follow</i> Program
Illustrasi. ANT/Sigid Kurniawan.

Metrotvnews.com, Palembang: Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Ekowati Retnaningsih mengatakan, perencanaan pembangunan di daerahnya fokus menerapkan konsep money follow program layaknya arahan pemerintahan pusat.

"Program pembangunan yang disusun oleh Pemprov Sumsel pada 2018 tetap pada konsep money follow program bukan lagi berdasarkan pagu pengajuan SPKD," kata Ekowati di Palembang dikuti[ dari Antara, Selasa 18 April 2017.

Ia menerangkan, dalam konsep ini pemerintah fokus membangun program prioritas dengan anggaran yang dimiliki dan bekerja sama  pihak swasta. Khusus arah pembangunan di Sumsel pada 2018 yakni meliputi sepuluh program kerja prioritas, diantaranya, perbaikan jalan provinsi di 17 kabupaten/kota, proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pelabuhan laut Tanjung Api-Api, penanggulangan kemiskinan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, persiapan Asian Games dan rumah sakit provinsi.

"Selain itu, pariwisata sebab skema pembangunan adalah hilirisasi industri dan pariwisata," kata dia.

Dengan penerapan konsep money follow program ini, ia mengatakan, Sumsel diharapkan mencetak pertumbuhan ekonomi 5,54 persen pada 2018 untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang dipatok sebesar 5,6 persen, kata Ekowati.

Sebelumnya, Deputi Menteri Bidang Pengembangan Regional Bappenas Arifin Rudiyanto, mengatakan target pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional perlu kontribusi pembangunan wilayah per pulau bahkan per provinsi.

"Oleh karena itu perlu langkah konkret dilakukan bersama pusat dan daerah, seperti investasi pemerintah yang selektif dan fokus pada wilayah memiliki daya ungkit besar, seperti kawasan ekonomi khusus (KEK)," kata dia.

Ia menjelaskan, sesuai dengan kondisi provinsi itu, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor pertanian, sektor konstruksi dan sektor perdagangan diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi Sumsel.


(SAW)