Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Infrastruktur Dasar Masyarakat

Anggi Tondi Martaon    •    Jumat, 07 Sep 2018 14:34 WIB
berita dpr
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Infrastruktur Dasar Masyarakat
Ilustrasi - - Foto: Medcom.id/ Latief Rochyana

Jakarta: Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti menilai keterbatasan infrastruktur tak hanya menghambat aktifitas tapi juga bisa membahayakan jiwa masyarakat. Hal ini menyusul tewasnya empat anak Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara saat menyeberangi sungai.

“Saya minta kejadian ini mendapat perhatian. Saya khawatir tidak ada Anggota Dewan dari dapil sana, sehingga tidak ada yang mengusulkan," kata Novita saat dikutip dari dpr.go.id pada Jumat 7 September 2018.

Novita pun meminta pemerintah untuk memperhatikan kebutuhan dasar infrastruktur di wilayah pedesaan seperti pembangunan jembatan gantung atau jembatan penghubung. Pasalnya, masih banyak wilayah di sekitaran aliran sungai yang belum memiliki jembatan sehingga rawan terhadap korban jiwa.

"Atas nama kemanusiaan, jangan sampai ada korban lagi. Jika dimungkinkan kementerian proaktif membangun jembatan gantung,” ujar dia.

Sebagaimana diketahui, empat anak yakni Kristina Hulu (6), Putri Hulu (5), Viterman Hulu (13) dan Roberton Tavenae (8) tewas pada Senin 3 September 2018. Mereka terseret arus sungai saat hendak pulang dari sekolah menyeberangi anak Sungai Borofino,  Desa Balombaruzo, Nias Selatan, Sumut.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan bakal membangun sekitar 300 jembatan gantung tahun ini. Jembatan gantung dinilai sangat diperlukan di banyak daerah untuk meningkatkan mobilitas masyarakat.
 


(Des)