Pembangunan Meikarta Memasuki Tahap Tersulit

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 12 Apr 2018 18:12 WIB
lippo grupmeikarta
Pembangunan Meikarta Memasuki Tahap Tersulit
CEO Lippo Group James Riady. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Jakarta: CEO Lippo Group James Riady mengungkapkan perkembangan kota baru Meikarta memasuki tahap tersulit yakni pembangunan infrastruktur dan bangunan.

Ia mengungkapkan setelah melakukan pemasaran dan penjualan ribuan unit apartemen dan kantor, saatnya mulai pembangunan fisik. Pembangunan ini yang dinilai merupakan tahap tersulit membangun kota baru.

"Sekarang masuk tahap yang paling susah. Karena penjualan sudah dilakukan. Sudah puluhan ribu yang terjual. Sekarang harus bangun. Pembangunan infrastruktur bangunan itu yang paling susah. Ini tahap (pembangunan) kita sekarang ini," ungkap James ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis, 12 April 2018.

Meski demikian, James optimistis bahwa pengerjaan kota baru ini masih sesuai target yaitu selesai pada empat tahun mendatang. Serah terima tower di Meikarta pun ditargetkan dapat dilakukan pada Maret 2019. Sementara untuk topping off atau pemasangan atap bangunan sebagai tanda berakhirnya proses konstruksi ditargetkan pada Oktober tahun ini.

"Serah terima tower pertama, mungkin 60 tower itu akan dilakukan Februari atau Maret tahun depan. Kalau topping off September atau Oktober tahun ini. Artinya proyek ini tetap ongoing," ucapnya.

Terkait pendanaan, James menuturkan, pencarian dana terus dilakukan. Selain melalui pre-selling yang terbesar, pembangunan kota baru Meikarta menggunakan modal mandiri dari Lippo Group dan kerja sama dengan mitra.

Dalam waktu dekat, Lippo Group berencana melakukan penandatanganan dengan mitra baru dari Amerika Serikat dan Eropa untuk pengembangan teknologi di Meikarta.

"Direncanakan bulan depan akan melakukan tanda tangan dengan mitra untuk pengembangan teknologi," pungkas dia.

 


(AHL)