Asosiasi Fintech Dukung Tercapainya Target Inklusi Keuangan

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 06 Mar 2018 15:07 WIB
inklusi keuanganfintech
Asosiasi Fintech Dukung Tercapainya Target Inklusi Keuangan
Ilustrasi. (Foto: Antara/Yudhi Mahatma).

Jakarta: Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) menilai adanya usaha teknologi finansial (tekfin) membantu upaya pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan. Tekfin memiliki potensi mewujudkan inklusi keuangan sesuai Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) dengan prioritas agenda nasional yaitu membuka akses layanan keuangan kepada sedikitnya 75 persen penduduk Indonesia yang belum bankable.

Ketua Kelompok Kerja P2P Lending Aftech Reynold Wijaya mengatakan, pihaknya mendukung segala bentuk inisiatif termasuk rencana dikeluarkannya 'Principal Based Guideline Fintech Provider' oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Khusus untuk kegiatan P2P Lending, Aftech sendiri telah menyiapkan 'Pedoman Perilaku Layanan Pinjam Meminjam Daring yang Bertanggung Jawab'.

"Aftech terus berkomitmen dan bekerja secara intensif untuk mendukung terbentuknya regulasi yang bijak, baik dari sisi advokasi penyusunannya maupun dari sisi implementasi operasional , serta melakukan edukasi kepasa publik agar mereka dapat bertransakso dengan aman dan nyaman," kata dia di Centennial Tower, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 6 Maret 2018.

Di sisi dunia usaha, Indonesia berada dalam momentum yang terbangun berkat perkembangan teknologi dan pertumbuhan perusahaan rintisan yang terjadi dengan sangat pesat di Asia Tenggara. Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah perusahaan rintisan tertinggi di kawasan ini dan diperkirakan akan mencapai jumlah 13 ribu pada 2020.

Melalui Aftech para pelaku usaha juga saling menjaga kredibilitas, memastikan praktik yang akuntabel dan terus meningkatkan kapabilitas tata kelola usaha agar semakin banyak perusahaan tekfin berkualitas di Indonesia dan berkembang sesuai standar internasional.

"Terutama untuk melindungi hak dan kepentingan konsumen akan layanan yang terpercaya. Dukungan atas perkembangan dan kapabilitas usaha tekfin berarti mendukung cita-cita inklusi keuangan serta terbukanya akses publik dan akselerasi pertumbuhan ekonomi," pungkas dia.

 


(AHL)