Kebut untuk Arus Mudik Lebaran

Jasa Marga Optimistis Ruas Salatiga-Kartasura Rampung Pertengahan 2018

Budi Arista Romadhoni    •    Sabtu, 06 Jan 2018 16:48 WIB
jalan toljasa marga
Jasa Marga Optimistis Ruas Salatiga-Kartasura Rampung Pertengahan 2018
Sejumlah operator alat berat meratakan tanah saat pembangunan jalan tol ruas Salatiga-Kartasura di Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Salatiga: PT Jasa Marga (Persero) memastikan proyek jalan tol seksi IV dan V Salatiga-Kartasura sepanjang 32 kilometer (km) selesai pertengahan 2018 ini. Nantinya dapat digunakan untuk arus mudik pada Lebaran Idul Fitri 2018.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan percepatan pembangunan tol Jawa terus dilakukan. "Sama seperti 2017, kita membuka jalur-jalur fungsional untuk arus mudik dan balik Lebaran," kata Desi dalam siaran persnya, Sabtu, 6 Januari 2018.

Hingga awal minggu di Januari 2018, progres pembangunan konstruksi proyek jalan tol ruas Salatiga-Kartasura telah mencapai 50,4 persen. Sedangkan dari sektor pembebasan lahan, PT SNJ telah berhasil mencatatkan 100 persen dari seluruh lahan yang dibebaskan.

"Progres kita sudah sesuai target, Jasa Marga berharap dan optimistis ruas Salatiga-Kartasura dapat selesai pertengahan tahun ini dan dapat dimaksimalkan untuk jalur mudik dan arus balik Lebaran 2018," tambahnya.

Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) David Wijayatno telah menerapkan sistem kerja tiga shift atau 24 jam penuh dalam sehari demi mengejar target yang telah ditetapkan dengan percepatan pembangunan konstruksi fisik yang dimulai sejak Januari 2017. SNJ merupakan anak usaha Jasa Marga yang mengerjakan konstruksi jalan tol sepanjang 32 km.

"Targetnya harus operasional pada pertengahan tahun ini, jadi pembangunan konstruksi harus kami bereskan secepatnya. Maka dari itu, kami mengerahkan tiga shift. Kini pengerjaan tengah fokus terhadap pengolahan tanah dan infrastrukturnya seperti drainase, irigasi, struktur beton, juga underpass," ujar David.

Dia berharap jalan tol ini dapat menjadi jalur alternatif untuk mengatasi permasalahan kepadatan lalu lintas di jalan arteri, serta dapat meningkatkan arus distribusi barang dan jasa di Pulau Jawa.

"Jika sudah rampung, nantinya ruas jalan tol Salatiga-Kartasura yang termasuk ke dalam proyek jalan tol Trans Jawa akan melengkapi jalan tol Semarang-Solo yang membentang sepanjang 72,64 km," pungkasnya.

 


(AHL)