Tuan Rumah ICOMON 2017, BI Maksimalkan Museum sebagai Alat Komunikasi Kebijakan

Gervin Nathaniel Purba    •    Senin, 04 Sep 2017 11:04 WIB
bank indonesia
Tuan Rumah ICOMON 2017, BI Maksimalkan Museum sebagai Alat Komunikasi Kebijakan
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara berbicara pada Konferensi XXIV International Committee for Money and Banking Museum (ICOMON) 2017, di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Minggu, 3 September (Foto:Metrotvnews.com/Gervin N Purba)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi XXIV International Committee for Money and Banking Museum (ICOMON) 2017 yang diselenggarakan di Museum Bank Indonesia, Jakarta, pada 3-6 September 2017.

ICOMON merupakan suatu komite internasional yang beranggotakan museum numismatik bank-bank sentral atau museum uang dan museum institusi/lembaga keuangan lainnya. ICOMON merupakan bagian dari Dewan Museum Internasional atau International Council of Museums (ICOM). Berdiri sejak 1946, ICOM memiliki lebih dari 30 ribu anggota dari 136 negara.

Tema yang diusung pada tahun ini adalah "Money & Banking Museums: From Display to Engagement." Melalui tema tersebut, BI berusaha mengangkat peran museum melalui tata pamernya, untuk membentuk keterlibatan masyarakat dan rasa kebanggaan terhadap mata uang maupun kebijakan.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, BI bergembira mendapat kesempatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan konferensi ICOMON 2017. Melalui acara ini, pihaknya mempunyai kesempatan untuk memperluas wawasan masyarakat seputar museum antar lembaga keuangan.

"Kami tentu senang bisa menjadi tuan rumah dan bisa bertukar informasi dengan teman-teman museum bank yang lain," ujar Mirza, usai menghadiri Konferensi XXIV ICOMON 2017 di Museum BI, Jakarta, Minggu, 4 September 2017.

Mirza memandang bahwa museum merupakan alat penyampaian pesan kepada publik mengenai sejarah perekonomian Indonesia, kebijakan yang pernah dibuat oleh bank sentral (BI), dan mata uang yang pernah digunakan di Tanah Air. Selain itu adanya museum juga menjadi pertimbangan bank sentral dalam membuat sebuah kebijakan.

"Adanya museum kita menjadi belajar ke masa lalu, sebelum membuat suatu pondasi ke depannya. Museum menjadi alat komunikasi dalam membangun kebijakan," kata Mirza.

Dia menambahkan, BI berencana memanfaatkan 11 gedung tua yang dimilikinya untuk dijadikan museum, sebab museum bukan sekadar tempat untuk menampung benda tua, namun juga sebagai tempat event dan edukasi kepada publik mengenai berbagai kebijakan BI.


Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara berbincang dengan Presiden ICOMON Eleni Zapiti (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Lokasi Museum BI berada di kawasan Kota Tua yang merupakan salah satu daerah pariwisata di Jakarta. Ia yakin dengan adanya Konferensi ICOMON bisa sekaligus mendongkrak pariwisata di Ibu Kota.

"BI percaya sekali bahwa pariwisata salah satu sumber pertumbuhan yang baru untuk Indonesia. Kita punya tujuan destinasi wisata. Ada 10 dan kalau kita punya banyak event itu kan bagus untuk dorong pariwisata karena itu bisa tumbuhkan tenaga kerja dan lainnya," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden ICOMON Eleni Zapiti mengatakan, konferensi ini menjadi ajang pertukaran ide dan pengetahuan antar sesama anggota ICOMON. Melalui kesempatan ini anggota ICOMON bersama-sama belajar membangun sebuah kebijakan yang berkualitas.


Presiden ICOMON Eleni Zapiti (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Zapiti juga berterima kasih kepada BI yang menurutnya memberikan sambutan hangat. "Kita membangun dengan cara yang menarik. Belajar kebudayaan Indonesia yang indah, sejarah bangsa Anda, dan tentunya sejarah numismatik," ucap perempuan asal Siprus itu.

Konferensi Internasional ICOMON diselenggarakan secara tahunan sebagai wadah untuk meningkatkan wawasan para anggota ICOMON, sekaligus sebagai ajang berbagi informasi dan diskusi mendalam. Konferensi tahunan ICOMON telah dilaksanakan sejak 1994, dengan mengusung berbagai tema terkait pengembangan museum uang dan perbankan.

Dalam Konferensi ICOMON 2017, terdapat lebih dari 20 negara yang berpartisipasi, baik dari museum bank sentral, museum nonbank sentral, maupun akademisi dan profesional di bidang museum. Pembicara dan moderator dalam konferensi antara lain berasal dari Belanda, Rusia, Yunani, dan Siprus.


(ROS)