PT Inka Tarik Pasar Ekspor ke Afrika

   •    Jumat, 21 Apr 2017 15:22 WIB
inka persero
PT Inka Tarik Pasar Ekspor ke Afrika
Ilustrasi hasil produksi PT Inka (Persero). (FOTO: ANTARA/Siswowidodo)

Metrotvnews.com, Madiun: PT Industri Kereta Api (INKA) akan mempromosikan produk unggulannya ke sejumlah negara di Benua Afrika guna menarik pasar ekspor di kawasan tersebut.

"Pak Yunendar selaku Direktur Komersial PT INKA, dijadwalkan akhir bulan ini (April) akan road show ke beberapa negara di Afrika. Mudah-mudahan semua merespons dengan baik," ujar Direktur Keuangan dan SDM Inka, Mohamad Nur Sodiq di Madiun, seperti dikutip dari Antara, Jumat 21 April 2017.

Menurut dia, ada sekitar enam hingga tujuh negara di kawasan Benua Afrika yang akan dikunjungi dalam agenda road show atau promosi tersebut.

"Di antaranya, ke negara Etiopia (Afrika Timur), Zambia (Afrika Tengah), Mozambik (Afrika Selatan), dan juga negara Afrika Selatan sendiri," jelas dia.

Ia menjelaskan, kawasan ASEAN saat ini semuanya sudah menggunakan produk PT Inka. Demikian juga Inka saat ini juga mengikuti tender kereta rel diesel elektrik (KRDE) di Sri Lanka. "Kita sudah mulai merambah pasar di kawasan Asia Selatan dan saat ini mulai masuk ke kawasan Afrika," tambah Sodiq.

Dia menyebutkan, dibutuhkan dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan penguasaan pasar di kawasan Asia dan Afrika, termasuk juga dukungan dari pemerintah.

Sodiq menambahkan, meski sedang gencar menggarap pasar ekspor, PT INKA (Persero) tidak meninggalkan pasar domestik. Sejumlah pekerjaan dalam negeri tetap diselesaikannya.

Di antaranya, meluncurkan berbagai produk baru seperti kereta bandara dan Light Rail Transit (LRT). Kemudian, pembuatan alat transportasi di luar kereta api, seperti bus gandeng dan komponen kecil kereta.

Sisi lain, INKA juga menggarap proyek kereta Bandara Soekarno Hatta dan kerja sama dengan PT KAI untuk peremajaan ratusan kereta serta pesanan dari dalam negeri untuk menunjang angkutan Lebaran. Dengan penguasaan pasar domestik dan pengembangan pasar ekspor tersebut, Inka menargetkan perolehan penjualan 2017 bisa tembus hingga Rp2,6 triliun.

Jumlah tersebut meningkat dari target penjualan 2016 yang mencapai Rp1,6 triliun dan terealisasi sebesar Rp1,8 triliun.


(AHL)