Ada Garam dari Australia, Petani di Bali Tertantang

Raiza Andini    •    Sabtu, 12 Aug 2017 11:15 WIB
garam
Ada Garam dari Australia, Petani di Bali Tertantang
Petani garam amed. (FOTO: MTVN/Raiza Andini)

Metrotvnews.com, Karangasem: Garam impor dari Australia telah tiba di Indonesia untuk menutupi kelangkaan industri garam di Indonesia. Banyak petambak garam berteriak lantaran hasil garamnya akan mengalami persaingan harga dengan garam impor.

Namun, hal itu tidak terjadi di Pulau Bali. Salah satu petambak di wilayah Karangasem I Nengah Suanda mengaku biasa saja dengan adanya garam dari Australia tersebut. Justru, dia dan petambak lainnya merasa tertantang untuk memproduksi garam lebih bagus dan bisa diterima ke kancah internasional.

"Biasa saja. Garam kami sudah terkenal di luar negeri kok, mereka impor kita harus bisa ekspor lebih banyak," ujarnya ketika berbincang dengan Metrotvnews, Jumat 11 Agustus 2017.

Suanda memaparkan, saat ini para penambak garam di Amed, Karangasem belum melakukan produksi secara massal lantaran cuaca yang tidak memungkinkan untuk memproduksi garam.

"Kita tunggu matahari cerah dulu, daripada hasil garamnya jelek," katanya.

Dia pun belum mengetahui keunggulan dari garam Australia tersebut. Namun, dapat dipastikan garam dari Amed adalah garam terbaik di Indonesia lantaran sudah diteliti dan dikaji oleh seorang profesor dari Prancis.

"Mereka bisa bikin banyak, kita sedikit tidak apa-apa tetapi hasil garam kita terbaik dan banyak diminati orang luar negeri," tandasnya.


(AHL)