APJII Dorong Konsumsi Bandwith Per Kapita

   •    Selasa, 16 May 2017 14:22 WIB
internet
APJII Dorong Konsumsi Bandwith Per Kapita
internet MI/AGUK..

Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mendukung langkah pemerintah untuk meningkatkan konsumsi bandwidth per kapita yang diharapkan juga dapat mengembangkan sektor teknologi informasi di Tanah Air.

Ketua Umum APJII Jamalul Izza mengimbau semua pemangku kepentingan dalam sektor teknologi informasi dan komunikasi agar memperhatikan pengembangan ketersediaan bandwidth disertai kecepatan aksesnya.

Bandwidth itu sendiri merupakan lebar cakupan konsumsi transfer data yang kerap dihitung dalam satuan bit per detik, sehingga bandwidth juga dapat dimaknakan kapasitas maksimum suatu jalur komunikasi dalam mentransfer data.

Menurut Jamalul Izza, selain tingkat konsumsi data di masyarakat, kecepatan akses data juga merupakan hal penting yang perlu diperhatikan berbagai pihak terkait.

"Kita harus perhatikan berapa akses dan kecepatan yang harus dikembangkan, karena nantinya rakyat akan memakai mobilitas itu," kata Ketua Umum APJII dikutip dari Antara, Selasa 16 Mei 2017. 

Dia juga menyoroti penggunaan bandwith dari sisi konten yang makin didominasi konten lokal yang dinilai semakin berkembang ketimbang internasional.

Dia juga mengungkapkan beberapa program kerja lembaganya pada tahun 2017 ini antara lain akan melakukan survey penetrasi internet, dan beberapa program berlabel internet bersama (bersih, aktif dan aman).

Selain itu, mulai 2018 APJII akan memperluas keanggotaan setelah ditunjuk sebagai pengelola internet protocol (IP) oleh pemerintah melalui Keputusan Menteri (Kepmen) Kominfo No. 32/2017.

Karena APJII secara ekslusif diberi kewenangan mengelola IP, sementara IP diperlukan oleh banyak perusahaan yang bergerak di ranah internet, maka anggota APJII pun dinilai juga bisa merentang ke banyak sektor.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara juga meminta para pengusaha anggota APJII untuk menyukseskan program pemerintah menaikkan angka penggunaan bandwith atau data transfer untuk pengguna internet per kapita di masyarakat.

"Harapan kami angka penggunaan bandwith per kapita akan naik lagi," ujar Rudiantara.

Menurut Rudiantara, untuk meningkatkan angka penggunaan bandwith per kapita harus ada kerjasama yang erat antara operator penyedia internet dan pemerintah.

Salah satu infrastruktur yang telah disediakan pemerintah, ujar dia, adalah proyek Palapa Ring yang paling lambat tujuh bulan lagi akan bisa digunakan. Rudiantara menegaskan proyek pembangunan jaringan serat optik nasional itu akan bisa digunakan oleh operator untuk mempercepat akses dan menjangkau 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer. Total kabel Palapa Ring di daratan adalah sejauh 21.807 kilometer.

Menurut data Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pada 2015, tingkat konsumsi bandwidth pengguna internet Indonesia baru 180 MB per bulan per kapita. Kadin mendorong Pemerintah untuk penyediaan bandwidth dengan target hingga 1 GB per bulan per kapita.



(SAW)