DPD Tagih Janji Kadin Ciptakan 4 Juta Pengusaha Baru di Indonesia

Anindya Legia Putri    •    Selasa, 11 Jul 2017 11:27 WIB
berita dpd
DPD Tagih Janji Kadin Ciptakan 4 Juta Pengusaha Baru di Indonesia
Ketua DPD RI Oesman Sapta menerima audiensi jajaran Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia (Foto: Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (Oso) menagih janji Kadin Indonesia untuk menciptakan 4 juta pengusaha baru Indonesia. Hal tersebut disampaikan Oso saat menerima audiensi jajaran pimpinan pusat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang dipimpin Ketua Umum Eddy Ganefo, Senin, 10 Juli 2017.

Oso mengkritik perilaku dan kinerja Kadin pada masa lampau yang hanya bicara tanpa hasil dan tidak pernah serius dalam upayanya untuk menciptakan jutaan pengusaha baru. Oso menilai para pengurus Kadin masa lampau justru sibuk membesarkan usahanya sendiri melalui Kadin dan bukannya mengurusi kepentingan para pengusaha kecil dan menengah yang seharusnya menjadi tugas dan tanggung jawab utama Kadin sebagai organisasi pengusaha.

"Kedatangan ini penting, Kadin itu penting. Organisasi ini untuk angkat martabat perekonomian indonesia. Kita harus besarkan dunia usaha, minimal kita punya 30 persen, sekarang baru 1 persen. Mana janji Kadin lama yang akan menciptakan 4 juta pengusaha?" kata Oso yang juga merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia.

Guna mewujudkan terciptanya pengusaha baru Indonesia, Oso pun menyatakan bahwa DPD RI akan mengadakan kerjasama dengan Kadin, dengan MOU yang mengikat, agar program pemberdayaan bagi usaha kecil dan menengah mampu berkiprah dan semakin banyak di berbagai daerah.

"Dibutuhkan peran Kadin yang ada di daerah untuk bisa maksimal menciotakan pengusaha. Jangan hanya fokus d pusat. Hal ini juga sebagai kepentingan berhasilnya program program Kadin Indonesia sendiri. Kadin Indonesia juga harus fokus pada pasar didalam negeri yang jumlahnya 250 juta, ketimbang terlena dan ikut latah mengurusi pasar ASEAN yang jumlahnya tidak sampai separuhnya dari jumlah penduduk Indonesia," ujarnya.


(ROS)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA