BI Sosialisasikan Penerapan Sistem Simodis

Ilham wibowo    •    Senin, 07 Jan 2019 19:37 WIB
bank indonesiabig data
BI Sosialisasikan Penerapan Sistem Simodis
Bank Indonesia (BI). Medcom/Ilham Wibowo.

Jakarta: Bank Indonesia (BI) mulai mensosialisasikan penerapan Sistem Informasi Monitoring Devisa Terintegrasi Seketika (Simodis). Aplikasi hasil kerja sama BI dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu bisa memantau data devisa hasil ekspor dan impor secara terintegrasi. 

"Penandatanganan kerja sama bukan awal, tapi merupakan penanda komitmen bersama yang lebih kuat untuk melanjutkan koordinasi terkait informasi devisa impor dan ekspor," ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan dan Kepatuhan Laporan BI Farida Peranginangin di kantornya, Jakarta, Senin, 7 Januari 2019. 

Sistem Simodis bakal mempercepat data pelaporan transaksi nilai ekpor yang menjadi devisa negara. BI bakal dengan mudah mendapatkan kinerja data ekspor yang diberikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). 

Hasil penilaian Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) oleh BI bakal dikembalikan kepada Kemenkeu. Sehingga, pelaporan dilakukan lebih akurat sesuai ketentuan regulasi yang berlaku.  

"Kami perlu data ekspor, kami tidak punya data ekspor, yang punya data ekspor Dirjen bea cukai, mereka punya data PEB isinya detail. Ada berbagai informasi yang terkait dengan barang yang dikirim itu siapa pengirim barangnya, jenisnya dan beberapa hal termasuk nilainya," paparnya. 

Ia melanjutkan, setiap PEB bakal dimonitor memastikan eksportir sudah memasukan DHE dalam periode yang ditentukan sesuai dengan nilainya. Kemudian pencocokan dilakukan dengan melibatkan bank devisa. 

"Dengan Simodis ini diharapkan eksportir dan importir lebih mudah. Dia taruh dokuken di situ lalu upload dan kami lihat, bisa lebih simpel dalam melaporkan," bebernya.  

Farida memastikan, sistem ini bakal memperketat pengawasan eksportir dan importir yang enggan atau lalai melapor DHE. Sanksi terberat, kata dia, para pengusaha bakal ditangguhkan melakukan aktifitas perdagangan ekspor maupun impor. 

"Kalau tidak masukan juga kami kenakan denda dan ada sanksi kita tangguhkan, dia tidak bisa ekspor sampai dia menuruti kewajibannya," ucapnya. 


(SAW)


Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan
Akhiri Perang Dagang

Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan

1 day Ago

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi Amerika Serikat akan mencapai kesepakata…

BERITA LAINNYA