Bisnis Cokelat dan Bunga Laris Manis di Februari

Arif Wicaksono    •    Minggu, 11 Feb 2018 16:00 WIB
cokelat
Bisnis Cokelat dan Bunga Laris Manis di Februari
Cokelat. Medcom/Dhana Kencana.

Jakarta: Hari Kasih Sayang atau hari Valentine mendorong penjualan cokelat dan bunga. Berdasarkan data Tokopedia, penjualan cokelat pada 2017 meningkat lebih dari 650 persen. Sementara angka penjualan bunga meningkat lebih dari 250 persen. Bagi penjual, momentum ini dapat menjadi peluang bisnis yang sayang jika dilewatkan.

Co-Head of Marketplace Tokopedia Garri Juanda menjelaskan peningkatan penjualan cokelat dan bunga tahun lalu menjadi cerminan ketertarikan orang Indonesia terhadap belanja online. "Ini membuka peluang usaha yang semakin besar bagi para seller Tokopedia," kata Garri dalam keterangannya, Minggu, 11 Februari 2018.

Menghadapi permintaan cokelat dan bunga yang biasanya naik drastis di Februari, akan lebih baik jika para penjual lebih maksimal mempersiapkan diri, baik dari segi stok produk dan variasi yang ditawarkan.

"Momentum ini tidak hanya jadi peluang untuk penjual yang sudah berjualan online. Siapapun yang memiliki ide bisnis, entah merangkai bunga atau jago berkreasi dengan cokelat, ini bisa jadi awal untuk berani memulai usaha," tambah Garri.

Salah satu merchant cokelat di Tokopedia, Kakaoku Cokelat mengaku mengalami peningkatan penjualan cokelat yang signifikan jelang valentine. Peningkatan itu bahkan bisa mencapai 500 persen dibanding biasanya.

Diakui Shita (40), Founder dari Kakaoku Cokelat mengaku sudah menyiapkan produk dari Januari. Dia mengatakan bahwa ini untuk memenuhi permintaan pada Februari.

"Jadi per Januari lalu, kami sudah mulai membuat box untuk produk best seller. Karena setiap tahun, best sellernya pasti nggak jauh bergeser," ungkap Shita.

Beberapa produk cokelat yang paling diminati dari Kakaoku Cokelat ini antara lain buket bunga cokelat, cokelat foto frame, dan praline text. Berbagai persiapan sudah dilakukan Shita untuk valentine ini.

"Ini peluang usaha yang bisa dimaksimalkan. Saran saya, para penjual perlu lebih mempersiapkan diri menghadapi 14 Februari nanti, apalagi yang memang fokus di produk cokelat dan bunga," tutup Shita.


(SAW)