464,5 Kg Sarang Walet Asal Sumsel Terbang ke Tiongkok

Farhan Dwitama    •    Jumat, 06 Oct 2017 18:10 WIB
sarang walet
464,5 Kg Sarang Walet Asal Sumsel Terbang ke Tiongkok
Badan Karantina Pertanian melepas 464,5 kg sarang walet ke Tiongkok, Jumat 6 Oktober 2017. (FOTO: MTVN/Farhan Dwitama)

Metrotvnews.com, Tangerang: Sebanyak 464,5 kilogram (kg) sarang walet asal Sumatera Selatan (Sumsel) diekspor ke Tiongkok. Tercatat hingga Oktober 2017, nilai ekspor sarang walet asal Indonesia ke Tiongkok mencapi USD40,43 juta atau meningkat 170 persen jika dibanding periode yang sama tahun lalu dengan nominal hanya USD14,99 juta.

"Untuk yang ini saja nilainya mencapai Rp13 miliar," ucap Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayat Hewani Kementerian Pertanian (Kementan), Mulyanto, di Cargo Gapura, Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Jumat 6 Oktober 2017.

Mulyanto menjelaskan, sebelum dieskpor ke negara tujuan, pihaknya memastikan telah melakukan serangkaian pemeriksaan sehingga dinyatakan aman dan terbebas dari bahaya virus maupun penyakit.

"Peluang pasar yang besar ini disambut oleh Pemerintah Indonesia. Badan Karantina Pertanian menjadi institusi yang menjamin keamanan produk sarang walet yang akan diekspor bebas dari avian influenza atau flu burung dan penyakit unggas lainnya," kata dia.

Adapun 464,5 kg sarang walet tersebut didapat dari 31 rumah walet teregisterasi yang ada di provinsi tersebut. "Sarang-sarang walet ini diekspor oleh PT Tong Heng Investment Indonesia. Ini adalah perusahaan ke-8 yang mampu menembus pasar sarang walet di Tiongkok," ucapnya.

Diutarakan Mulyanto, Tiongkok merupakan negara dengan konsumsi sarang walet terbesar di dunia. "Di Tiongkok itu sarang walet menjadi komoditi bergengsi, terutama saat hari raya Imlek dan tahun baru Masehi," katanya.

Dia merincikan, terhitung sejak Juli 2017 saja sebanyak 72,31 persen kebutuhan sarang walet Tiongkok di impor dari Indonesia. Kemudian Malaysia (18,85 persen dan sisanya dari Brasil, Taiwan, dan Australia.
(AHL)