2020, Grab Bidik Ciptakan Peluang 100 Juta Mikroentrepreneur

Kautsar Widya Prabowo    •    Sabtu, 07 Apr 2018 11:31 WIB
grabGrab Akuisisi Uber
2020, Grab Bidik Ciptakan Peluang 100 Juta Mikroentrepreneur
Ilustrasi driver Grab. FOTO: MI/Rommy Pujianto)

Jakarta: Manajemen Grab Indonesia menargetkan pada 2020 tumbuh 100 juta mikroentrepreneur di Asia Tenggara. Hal itu didapatkan melalui layanan Grabfinancial yang merupakan pinjaman langsung tunai (peer to peer lending) untuk pengemudi.

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyatakan layanan tersebut sedang dalam tahap proses perizinan.

"Pinjaman GrabFinancial, lisensinya akan kita urus sebelum kita luncurkan," ujarnya di Kantor Grab, Gedung Lippo Kuningan, Jakarta, Jumat, 6 April 2018.

Menurut dia pengembangan layanan Grab tersebut dapat menambah pendapatan pengemudi. Sebab semakin banyak layanan yang dapat digunakan.

"Di GrabFinancial nantinya kan mitra tidak butuh waktu lama untuk bisa gunakan layanan, karena dengan track record baik bisa ajukan layanan finansial," jelasnya.

Selain itu layanan tersebut juga sejalan dengan rencana bisnis Grab yang fokus pada pengembangan bisnis dan memperkokoh pondasi perusahaan di Asia Tenggara. Kini pada 2018 langkah Grab mengakusisi bisnis Uber di Asia Tenggara menjadi langkah untuk fokus pada pengembangan layanan Grab.

"Akuisisi hanya salah satu step saja, ini jadi tonggak untuk Grab lakukan inovasi-inovasi layanan," ujar dia.

Lebih lanjut, pengembangan layanan seperti masyarakat dapat menggunakan tranportasi untuk yang dipesan melalui aplikasi Grab dan pembayarannya dapat menggunakan tunai, kartu kredit, atau pun grabpay.

"Pakai transportasi umum dipesan melalui grab, dapat dibayar pakai cash, kartu kredit, atau grabpay. Bisa juga mengirim dokumen," pungkasnya.

Pihaknya menyebutkan kini Grab memiliki lebih dari 2,7 juta mitra pengemudi di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri layanan GrabBike dan GrabExpress sendiri sudah tersebar di 120 kota di Indonesia. Sementara untuk GrabFood yang di 2016 berada di enam kota, kini mencapai 28 kota.


(AHL)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA