Peringkat Logistik Indonesia di Bawah Negara Tetangga

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 19 Oct 2016 16:56 WIB
logistik
Peringkat Logistik Indonesia di Bawah Negara Tetangga
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam sambutannya di acara Jakarta International Logistics Summit and Expo di JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016). MTVN/Suci Sedya Utami.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kinerja logistik di Indonesia, pada tahun ini, masih sangat tertinggal di kawasan ASEAN.

Dirinya menyebutkan, dari survey yang dilakukan Bank Dunia, Indonesia masih menempati urutan ke 63. Urutan ini menurun dibandingkan pada 2014 yang berada di posisi 53.

"Dari 160 negara yang disurvey, Indonesia ketinggalan. Singapura berada di urutan kelima, Malaysia ke-32 dan Thailand ke-45," kata Ani dalam sambutannya di acara Jakarta International Logistics Summit and Expo di JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).

Ani menjelaskan, survey yang dilakukan Bank Dunia dilihat berdasarkan beberapa komponen di antaranya seperti fasilitas infrastruktur, pelayanan dari petugas bea cukai, fasilitas pengiriman barang (international shipment), kualitas logistik dan kompertesi. 

Berdasarkan survey tersebut, ada dua komponen yang membuat Indonesia berada dalam urutan saat ini, yakni masih rendahnya pembangunan infrastruktur logistik dan proses pelayanan kepabeanan tata niaga ekspor impor yang masih harus diperbaiki.

"Survey ini sangat berguna bagi kita dalam melakukan langkah-langkah perbaikan terutama di kepabeanan dan perizinan," jelas dia.

Baca : Darmin Soroti Penurunan Kinerja Logistik Indonesia





(SAW)