Industri Keuangan Konvesional Diharapkan Bersinergi dengan Fintech

Eko Nordiansyah    •    Sabtu, 17 Jun 2017 16:02 WIB
fintech
Industri Keuangan Konvesional Diharapkan Bersinergi dengan Fintech
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Ismar Patrizki)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyarankan agar industri keuangan konvensional bisa menggandeng industri financial technology (Fintech) untuk melakukan sinergi. Dengan begitu keduanya diharapkan dapat tumbuh secara bersama-sama dengan menyediakan pelayanan yang lebih mudah dan murah bagi masyarakat.

Deputi Komisioner Manajemen Strategis IA OJK Imansyah mengakui jika kehadiran fintech telah mengambil sebagian pangsa pasar industri keuangan konvensional. Untuk itu dirinya berharap jika ke depannya kehadiran fintech jangan hanya dijadikan pesaing tapi pelengkap dan saling mendukung di sektor keuangan.

"Startup fintech sudah ada 165 fintech dan OJK sudah antisipasi bagaimana kita siapkan langkah-langkah, tidak hanya menjadi tantangan, pesaing tapi menjadi pelengkap, saling mendukung di sektor keuangan," ujar Imansyah dalam acara Indonesia Digital Innovation Award 2017, di Jakarta, sebagaimana diberitakan Sabtu 17 Juni 2017.

Dirinya menawarkan dua cara yang bisa dilakukan fintech dan lembaga keuangan konvensional untuk saling bersinergi agar dapat tumbuh bersama-sama. Dengan sinergi ini maka konflik antara perusahaan yang menggunakan teknologi informasi dan perusahaan konvensional dapat dihindari.

"Oleh sebab itu kami lihat ada dua yang bisa dipakai. Pertama, kerja sama database di mana database incumbent industri bisa di-share dengan startup fintech. Kedua, membangun model hybrid produk kolaborasi incumbent industri dan startup fintech," jelas dia.

Dengan demikian, secara end to end diyakini semua industri akan berjalan dengan baik dan semua bisa tumbuh bersama. Bukan hanya itu, Imansyah juga mengingatkan para regulator dan pihak terkait juga harus bersinergi menjaga perkembangan fintech karena ranah digital tidak lagi berbatasan dengan waktu atau wilayah.

"Terbukti kita lihat bagaimana arah struktur model bisnis perbankan mengalami transformasi yang besar. Sektor perbankan jelas terdampak tapi yang paling besar sektor asuransi karena itu perlu kolaborasi antar regulator. Kami dengan BI tetap bersinergi jaga stabilitas sektor jasa keuangan karena itu kami bentuk Forum Pakar Fintech," pungkasnya.

 


(AHL)