Mentan Beri Gajinya ke Pemenang Lomba di Lingkungan Kementan

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 10 Aug 2017 15:25 WIB
kementerian pertanian
Mentan Beri Gajinya ke Pemenang Lomba di Lingkungan Kementan
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (FOTO: ANTARA/Akbar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar banyak lomba dalam rangka memperingati hari kemerdekaan. Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman bahkan akan memberikan satu kali gajinya kepada pemenang dalam salah satu perlombaan yang diadakan.

‎Pada acara yang digelar Kamis 10 Agustus pagi, Amran menjadi pemimpin dan wasit lomba minum susu yang menggunakan alat empeng atau dot. Dalam lomba tersebut, suami dari Martati ini berjanji akan memberikan gajinya kepada sang juara.

"Juara 1 hadiahnya gaji satu kali bulan Agustus. Juara 2 sampai 5 gaji September saya dibagi empat. Jadi masing-masing Rp5 juta," ungkap Amran, ditemui dalam acara senam pagi bertajuk '72 Tahun Kerja Bersama: Sehat dengan Pangan Lokal', di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Kamis 10 Agustus 2017.

Gajinya yang diberikan kepada pemenang ini, dilakukan Amran agar pegawai di lingkungan Kementan bisa merasakan gaji seorang menteri. Tak hanya memberikan gajinya, dari berbagai banyak lomba juga diberikan hadiah‎ lima ekor kambing dan 50 ekor ayam.

Serangkaian lomba yang diadakan, terdiri dari lomba tangkap ayam, mengukir buah, joget dalam sarung, memindahkan bola pingpong, kreasi tumpeng, dan tangkap belut. Sebelum lomba, Amran yang lahir di Bone ini juga melakukan senam dan olahraga bersama pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementan.

Selain menggelar berbagai lomba, senam, dan olahraga, Kementan juga akan mengadakan ‎bazar pangan lokal yang diikuti 60 peserta UMKM pada Jumat 11 Agustus 2017. ‎Pelaku UMKM itu datang dari tiga kota, yakni DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

‎"Bazar pangan lokal Jumat 11 Agustus 2017, yang diikuti oleh 60 peserta dari Jakarta, Banten, dan Jawa Barat," kata Amran.

Festival atau bazar pangan lokal ini, menurut Amran, memiliki tiga tujuan. Pertama, untuk menyosialisasikan program percepatan keanekaragaman pangan. "Nantinya dengan menampilkan pangan lokal sebagai alternatif pangan sumber karbohidrat sekaligus memperkenalkan potensi pangan lokal daerah kepada masyarakat luas," terang Amran.

Kedua, mengangkat citra pangan lokal sebagai makanan yang dapat dikonsumsi pada semua lapisan masyarakat. Ketiga, agar bisa mengenalkan dan membudayakan pola makan dengan menu beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) kepada masyarakat, khususnya masyarakat pertanian, pegawai, dan pengusaha di bidang pertanian.

Festival pangan lokal ini, lanjut dia, merupakan langkah Kementan dalam turut memeriahkan hari Kemerdekaan yang a‎kan datang sebentar lagi. Amran sendiri di bulan Kemerdekaan ini, dirinya bakal meningkatkan konsumsi ragam pangan lokal, demi mendukung kemandirian pangan.


(AHL)