MRT Buat Warga Jakarta Lebih Tepat Waktu

Kautsar Widya Prabowo    •    Senin, 11 Jun 2018 19:26 WIB
mrt
MRT Buat Warga Jakarta Lebih Tepat Waktu
Moda Raya Terpadu (MRT) di Senayan. Medcom/Kautsar.

Jakarta: Di hari pertama libur Lebaran Menteri Perekonomian Darmin Nasution meninjau proyek Mass Rapide Transit Jakarta atau Moda Raya Terpadu (MRT) tepatnya di Stasiun Senayan. Mantan Gubernur Bank Indonesia membandingkan proyek itu dengan negara Paris, tempat ia pernah mengenyam pendidikan strata dua dan tiga.

Dia mengatakan proyek yang ditargetkan dapat rampung pada Agustus mendatang sudah mencerminkan nilai kerapihan, modern serta lapang.

"Kesan pertama saya bahwa ini didesain dengan baik, dengan apik dan terasa lapang, bahwa nanti banyak orang jadi sumpek apa boleh buat," ujarnya di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Senin, 11 Juni 2018.

Ia menambahkan dengan adanya MRT tersebut lambat laun, akan merubah cara berpikir masyarakat. Salah satunya pada ketepatan waktu yang saat ini menjadi hal yang wajar ketika telat setengah jam, tapi kalau sudah satu jam dianggap baru terlambat.

"Kedepan terlambat satu menit dinamakan terlambat, karena MRT memilik ketepatan waktu yang tidak meleset satu menit pun," tambahnya.

Selain itu, dampak dari adanya MRT juga membuat masyarakat lebih selektif dalam memilih tempat tinggal. Kedepannya masyarakat akan memilih hunian yang tidak jauh dari lokasi stasiun MRT. Sehingga orang lebih mudah mengingat nama lokasi atau wilayah dari stasiun MRT yang baru, ketimbang dengan nama umumnya.

"Kebiasaan orang akan menceritakan rumah yang tidak jauh dari sini. Orang-orang akan mengenal nama daerah dari tempat stasiun yang baru," imbuhnya.

Di lain sisi Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar menuturkan kunjungan Menko Perekonomian tersebut ingin meninjau progres yang sebentar lagi akan rampung.

"Dia memberikan dukungan, melihat secara langsung yang real dilapangkan, saya kira beliau senang melihat progresnya," tutur William.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan proyek tersebut akan diujicoba persinyalan dengan rolling stock dan penyaluran daya listrik jalur utama pada Juni 2018.

"Kontruksi listrik aliran atas MRT sudah selesai pengerjaanya. Bulan ini akan kami lakukan uji coba persinyalan," imbuh William.
 
Sedangkan uji coba terhadap dua rangkain rolling stok akan dilakukan secara bertahap pada Agustus dan rangkain kedua pada November 2018, dan berlanjut pada tahap sertifikasi.

"Pada Desember 2018 akan dilakukan sertikasi Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan," tutupnya.


(SAW)


Luhut: Gaji Pilot Garuda Indonesia Sudah Besar

Luhut: Gaji Pilot Garuda Indonesia Sudah Besar

13 minutes Ago

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan mediasi antara Serikat…

BERITA LAINNYA