Polandia Butuh 20 Ribu Tenaga Kerja Indonesia

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 12 Apr 2018 18:54 WIB
indonesia-polandia
Polandia Butuh 20 Ribu Tenaga Kerja Indonesia
Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter Gontha. Medcom/Ayu.

Jakarta: Polandia membutuhkan banyak pekerja Indonesia untuk bekerja di sektor maritim dan pengolahan ikan. Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter Gontha menyebutkan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan itu cukup besar yakni sekitar 20 ribu orang.

"Untuk tenaga kerja, mereka minta 20 ribu tenaga kerja dari Indonesia untuk khusus industri maritim dan pengolahan ikan," kata Peter di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis, 12 April 2018.

Peter menjelaskan permintaan tenaga kerja tersebut langsung datang dari pemerintah setempat. Pemerintah Polandia meminta segera mendatangkan sumber daya manusia indonesia yang kompeten dan sesuai dengan keahlian.

Syarat yang diminta pun tidak rumit, Peter menyebut calon tenaga kerja tersebut paling tidak lulusan pernah sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau Sekolah Tinggi Kejuruan (Politeknik) bidang kemaritiman dan pengolahan ikan.

"Diminta segera. Batch pertama 50 orang bulan Juni berangkat. Saya minta sea workers. Skill paling rendah STM atau Politeknik," ucap Petter.

Meskipun Polandia membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak, Petter menekankan, pekerja yang ia maksud bukan pembantu rumah tangga. Ia ingin mengangkat derajat masyarakat Indonesia bahwa yang bekerja di luar negeri bukan sebagai pembantu melainkan sebagai tenaga yang memiliki keterampilan.

"Tapi saya tidak mau pembantu rumah tangga yang datang dari Indonesia," ungkap dia.

Di sisi lain, Ia mengungkapkan, kedatangan delegasi Polandia ke Indonesia juga untuk mempererat kerja sama bilateral sektor pendidikan. Pemerintah Polandia menawarkan beasiswa kepada mahasiswa Indonesia yang ingin belajar disana.

"Mahasiswa Saudi Arabia ada 2.500 orang, Malaysia ada 500 orang masa kita cuma 100 orang. Jadi sementara biaya pendidikan disitu (Polandia) satu per lima dari di Inggris dan AS," pungkas dia.


(SAW)