Bulan Ini, Kemenhub Targetkan Go-Jek dan Grab jadi Perusahaan Transportasi

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 03 Apr 2018 20:33 WIB
belanja online
Bulan Ini, Kemenhub Targetkan Go-Jek dan Grab jadi Perusahaan Transportasi
Illustrasi (MI/Ramdani).

‎Jakarta: Pemerintah bakal menjadikan perusahaan penyedia aplikasi transportasi online, yakni Go-Jek dan Grab menjadi perusahaan transportasi. Keinginan itu setelah melihat perusahaan tersebut telah melebihi peran sebagai penyedia aplikasi, bahkan sudah masuk ke sektor transportasi.

Nantinya, pada saat menyukseskan keinginan tersebut, akan ada penambahan ‎beberapa pasal di Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek

Sekretaris Jenderal Kemenhub Sugihardjo menjelaskan rencana perubahan aturan akan didiskusikan dengan stakeholder terlebih dahulu. Dia mengharapkan revisi PM 108 itu akan segera terealisasi di bulan ini.

"Kita tnunggu dialog dengan stakeholder. Ya mungkin bulan ini," tutur dia, ‎ditemui ‎di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta‎, Selasa, 3 April 2018

Aturan tersebut, dia mengaku, tidak akan diubah secara keseluruhan. ‎Adapun penambahan pasal bertujuan agar semua pihak sadar. 

"Tapi kan ini perlu ada penegasan karena ada perubahan drastis, aplikator diminta sebagai perusahaan angkutan umum ya perlu ada penegasan," jelas dia.

Dia menambahkan, aturan harus dijalankan, karena banyak larangan yang tidak boleh dijalankan oleh aplikator masih terus dilakukan. 

"Kenapa ditegaskan, karena larangan aplikatornya tidak dilaksanakan, terbukti masih memberi order, menetapkan tarif, kalau mau gitu, ya harus sebagai perusahaan transportasi saja," pungkas dia.



(SAW)