Perkembangan Digital Buka Peluang BI Terbitkan Mata Uang Digital

Husen Miftahudin    •    Selasa, 07 Aug 2018 22:32 WIB
bitcoin
Perkembangan Digital Buka Peluang BI Terbitkan Mata Uang Digital
Ilustrasi Bank Indonesia (BI) MI/Usman Iskandar.

Jakarta: Tren belanja online atau e-commerce membuat mata uang digital kian berkembang. Melihat hal itu, tak menutup kemungkinan bagi Bank Indonesia (BI) untuk menerbitkan mata uang digital.

Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Erwin Haryono mengaku wacana penerbitan mata uang digital menyeruak di kalangan bank sentral dunia.

"Mereka menyebutnya CBDC, Central Bank Digital Currency. Konsepnya masih sama, diterbitkan lembaga negara, tapi lebih terjamin dan dalam bentuk digital sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di era digital ke depan," ujar Erwin ditemui usai diskusi di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Agustus 2018.

Menurutnya, mata uang digital yang diterbitkan secara resmi oleh bank sentral lebih aman ketimbang pihak swasta. Maka itu BI terus mengkaji dampak baik dan buruk jika CBDC diterbitkan.

"Sampai saat ini belum ada satu pun bank sentral yang menggunakan CBDC. Tapi hampir semua bank sentral sudah mewacanakan pentingnya CBDC," beber Erwin.

Erwin bilang, kajian yang dilakukan otoritas terhadap CBDC untuk mencegah risiko bagi perekonomian dalam negeri. Bila tak dipersiapkan secara matang, penerbitan CBDC bisa menggerus peredaran uang kartal.

"Bank bisa tergerus uangnya dan masuk lagi ke bank sentral. Ini masih dalam tahap tahap penelitian, dan perkembangan," pungkas Erwin.


(SAW)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA