Penyerapan Gabah Semester I Kunci Pemenuhan Stok Nasional

Anggi Tondi Martaon    •    Selasa, 13 Feb 2018 18:14 WIB
berita kementan
Penyerapan Gabah Semester I Kunci Pemenuhan Stok Nasional
Antara Foto

Gorontalo: Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi mengatakan, penyerapan gabah pada periode Januari-Agustus menjadi kunci keberhasilan pemenuhan stok beras nasional selama satu tahun. Sebab, produksi pada semester kedua lebih rendah.

"Kita kalau kehilangan momen di semester pertama, akan susah untuk mendapatkan gabah," kata Agung usai memimpin rapat koordinasi (rakor) serap gabah petani dan jagung di kantor gubernur Gorontalo, Selasa, 13 Februari 2018.

Keberhasilan penyerapan gabah pada semester I terlihat selama tiga tahun terakhir. Pada 2015-2016 tidak ada gonjang-ganjing, karena penyerapan gabah oleh Perum Bulog cukup baik.

Tahun 2017, penyerapan gabah tidak sebaik sebelumnya. Tak heran stok beras tidak mencapai batas aman minimal cadangan nasional.

Agung tidak mengetahui pasti penyebab tidak maksimalnya penyerapan gabah pada semester I 2017. "Katanya ada peralihan pemberian bantuan raskin menjadi non tunai atau apa lah, saya juga tidak tahu penyebabnya kenapa penyerapan gabah kurang maksimal," ungkap dia.

Berdasarkan pengalaman tiga tahun terkahir tersebut, Agung pun meminta agar penyerapan gabah bisa maksimal hingga Juni 2018. Dia berharap, target penyerapan gabah sebesar 2,2 juta ton tercapai.

"Mudah-mudahan itu bisa menjadi cadangan beras pemerintan hingga akhir tahun. Kalau akhir tahun sebesar itu, minimal satu juta ton kita tidak ribut lagi," ujar Agung.


(TRK)