Petani Sanggau Ditantang Hasilkan Beras Berkualitas

Gervin Nathaniel Purba    •    Sabtu, 21 Oct 2017 11:17 WIB
petani
Petani Sanggau Ditantang Hasilkan Beras Berkualitas
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Metrotvnews.com, Sanggau: Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan ekspor beras sebanyak 25 ton ke Malaysia dari daerah perbatasan Kalimantan Barat dalam hal ini Kabupaten Sanggau. Ke depan, Kabupaten Sanggau dipercaya dapat memenuhi kebutuhan beras untuk Malaysia dalam jangka panjang.

Bupati Sanggau Paolus Hadi mengaku sangat senang jika Kabupaten Sanggau dipercaya dapat memenuhi kebutuhan beras untuk Malaysia. Hal ini menjadi tantangan bagi para petani Sanggau untuk dapat meningkatkan kualitas berasnya.

Selama ini Malaysia mengimpor beras dari Vietnam dan Beras. Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman Malaysia tertarik mengimpor beras dari Indonesia khususnya Kabupaten Sanggao lantara memiliki kualitas premium.

"Nah ini tantangan kita, mampu enggak memenuhi standar yang diinginkan," kata Paolus saat peluncuran ekspor beras di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat 20 Oktober 2017.

Paolus menambahkan produksi beras di Kabupaten Sanggau surplus 50 ribu ton. Beras tersebut baru dijual di dalam negeri. Agar bisa meningkatkan produksi ia ingin adanya penambahan luas lahan.

"Sekarang yang tergarap 60 ribu hektare (ha). Potensi yang ada termasuk kawasan hutan kurang lebih 17 ribu. Nah ini masih banyak. Total lahan persawahan kita eksisting lebih kurang 40 ribu ha. Berarti yang dicampur ladang dan kawan-kawan sekitar lebih dari 80 ribu ha," ujarnya.

Di sisi lain, ia memandang petani ke depan punya peluang memperoleh untung besar dari pada harus mengecer dengan sedikit rendah harga jualnya. "Lebih baik berapa pun produksi yang mereka mampu pasti dibeli gitu. Kalau dijual di lokal bisa lebih tinggi tapi sedikit-sedikit. Jadi ada kepastian," pungkasnya.

 


(AHL)