OJK Berencana Ubah Fungsi Direktur Kepatuhan di Perbankan

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 13 Oct 2016 15:04 WIB
ojk
OJK Berencana Ubah Fungsi Direktur Kepatuhan di Perbankan
Ketua DK-OJK Muliaman D Hadad (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana akan mengubah fungsi dan tugas dari direktur kepatuhan yang ada di industri perbankan di Indonesia. Nantinya direktur kepatuhan akan mengurusi penerapan prinsip governance yang baik di perusahaan yang dipimpinnya.

Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Muliaman D Hadad mengatakan, tata kelola perusahaan yang baik menjadi hal penting. Kondisi itu kian penting dan direktur kepatuhan di perbankan diharapkan tidak hanya mengelola manajemen risiko tanpa penerapan prinsip governance yang baik.

"Kami di OJK akan revitalisasi peran direktur kepatuhan, karena kemudian akan kami perluas jadi direktur kepatuhan dan penerapan prinsip-prinsip governance yang baik karena sering ada distance antara penerapan governance yang baik dengan kepatuhan," ujar Muliaman, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Dirinya mengaku akan melakukan pertemuan dengan para direktur kepatuhan dari bank-bank di Indonesia. Hal ini untuk menyelaraskan pandangan agar perubahan fungsi direktur kepatuhan tidak menimbulkan masalah.

Baca: Jaga Stabilitas Keuangan, Tata Kelola Perusahaan Jadi Kunci Utama

Selain itu, kata Muliaman, perlu dilakukan pertemuan semacam Forum Group Discussion (FGD) untuk membahas hal tersebut. Upaya ini dimaksudkan agar penerapan prinsip good governance di industri perbankan berjalan baik.

"Penerapan prinsip-prinsip aturan ini harus kita yakini di institusi kita. Karena patuh tapi tidak governance dalam implikasinya akan menimbulkan kisruh. Saya rasa perlu FGD untuk perluasan ini," jelas dia.


(ABD)