BRI Optimalkan Divisi Penjualan

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 10 Nov 2017 13:43 WIB
bri
BRI Optimalkan Divisi Penjualan
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI telah melakukan efisiensi dengan menggeser karyawan ke divisi penjualan atau marketing. Efisiensi ini bukan berarti mengurangi jumlah karyawan di tubuh perseroan.

‎Direktur UMKM BRI Priyastomo menuturkan, total karyawan yang ada di BRI sebanyak ‎130 ribu. Dia merincikan, sebanyak 55 persen merupakan karyawan support, sedangkan 45 persen adalah karyawan penjualan.

"Ke depan support kita kurangi, kita akan alihkan ke marketing. Marketing akan bertambah," jelas Priyastomo, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Jumat 10 November 2017.

Nantinya, jelas dia, karyawan di bidang support akan digeser ke bidang marketing. Dengan demikian, karyawan penjualan akan mencapai 60 persen, sedangkan 40 persen karyawan support.

"Kita juga punya banyak anak usaha. Kita akan alihkan ke anak usaha yang membutuhkan karyawan," tutur dia.

Priyastomo mengatakan, perubahan struktur karyawan ini sebagai dampak dari proses digitalisasi perbankan yang sedang ditingkatkan perusahaan. Sehingga jumlah karyawan pelayanan bakal menyusut.

Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo menambahkan, perseroan telah menambah porsi dana belanja modal menjadi Rp7 triliun atau naik dari posisi Rp5 triliun di tahun ini untuk meningkatkan digitalisasi.

"Sebesar 40 persen untuk IT di tahun ini, tahun depan porsi IT 40-50 persen. Ini bukti keseriusan kami dalam meningkatkan operasional lebih singkat," pungkas Haru.


(AHL)