Pemerintah Kebut Pembangunan Dua Bandara Demi Wisata Danau Toba

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 05 Oct 2016 14:12 WIB
festival danau toba
Pemerintah Kebut Pembangunan Dua Bandara Demi Wisata Danau Toba
Ilustrasi tempat wisata Danau Toba. (FOTO: ANTARA/Irsan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan akan mengebut pembangunan dua bandar udara (bandara) untuk kebutuhan transportasi kawasan wisata Danau Toba yakni bandara Silangit dan Sibisa. Kedua bandara tersebut ditargetkan bisa beroperasi pada kuartal pertama 2019.

Luhut menyampaikan hal tersebut usai rapat dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Kementerian Perhubungan Budi Karya. Menurut dia, infrastruktur jalan tol dan bandara merupakan program yang tersinkronisasi untuk kemudahan akses menuju Danau Toba.

"Kita buat program sinkronisasi semua, jadi supaya 2019 kuartal pertama berharap sudah jadi. Untuk itu infrastruktur jalan dari Tebing Tinggi-Siantar, Siantar-Danau Toba toll road-nya harus jadi terus kemudian jalan dari pertigaan kampung Ajibata ke Sibisa 12 kilometer (km) harus jadi dan 3 km dari Sibisa ke resort itu harus jadi," kata Luhut, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (5/9/2016).

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan landasan pacu Bandara Silangit, Tapanuli Utara saat ini ukurannya 2.400 x 30 meter akan diperpanjang menjadi 2.650 meter dan lebar 45 meter. Perluasan dilakukan untuk mengokomodasi pesawat jenis Boeing 737-800 dapat mendarat dan terbang di wilayah tersebut. Rencananya, perluasan wilayah ini akan dimulai pada Maret 2017.

"Untuk airport sudah selesai, rencananya Maret 2017 pelebaran dan pemanfaatan. Karena sebenarnya sudah 2.400 meter. Waktu itu masih dipakai 2.200 meter. Jadi ada pengerasan sedikit bisa kita manfaatkan dengan lebar 45 meter. Terlalu teknis mungkin ya. Alhasil nanti 737-800 bisa landing dengan mudah di Silangit," jelas Arief.

Kemudian untuk Bandara Silangit, lanjut Arief, tahun ini masih tahap feasbility study. Bandara itu akan mulai dibangun tahun depan dengan lebar 30 meter dan panjang 2.400 meter.

"(Bandara Sibisa) Tahun ini masih feasibility study. Baru mulai dibangun tahun depan. Rencananya karena tidak terlalu tinggi, 30 meter lebarnya, panjangnya 2.400 meter," ucap dia.


(AHL)