Dorong Kemajuan Pengusaha Wanita, PGN dan IWAPI Teken MoU

M Studio    •    Selasa, 09 Oct 2018 16:24 WIB
perusahaan gas negara (pgn)
Dorong Kemajuan Pengusaha Wanita, PGN dan IWAPI Teken MoU
Direktur SDM dan Umum PT PGN Tbk Desima E Siahaan menandatangani MoU dengan Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Dyah Nita Hapsari (Foto:Dok.PGN)

Jakarta: Bertepatan dengan Rapat Kerja Nasional Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) di Hotel Grand Inna Padang pada 8-10 Oktober 2018, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyatakan komitmen menguatkan peran wanita di sektor usaha. 

Acara yang berlangsung meriah tersebut dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Senin petang, 8 Oktober, dan dihadiri oleh beberapa pejabat pemerintah serta BUMN, yaitu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menseskab Pramono Anung, serta jajaran pejabat di Sumatera Barat. 

Pengejewantahan komitmen tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara IWAPI dan PGN. MoU ditandatangani Direktur SDM dan Umum PGN, Desima E Siahaan dan Ketum IWAPI, Dyah Nita Hapsari disaksikan Menko Pembangunan SDM dan Kebudayaan yang diwakili Deputi bidang Koordinasi Perempuan dan Anak Ghafur Akbar Dharma Putra, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Basaria Panjaitan, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Bakrie, pada Selasa, 9 Oktober 2018.

Poin kemitraan strategis tersebut antara lain komitmen untuk layanan penyediaan gas bumi berupa gas pipa, CNG, atau LNG untuk kegiatan usaha maupun kendaraan operasional anggota IWAPI. Selanjutnya, PGN juga siap menyediakan food truck berbasis gas bumi untuk mendukung kegiatan usaha IWAPI.

Selain itu, dengan kemampuan selaku pionir di bidang transmisi dan distribusi gas bumi, PGN juga menjamin penyediaan jasa ICT, bussines solution untuk menunjang pelaksanaan bisnis anggota IWAPI.

Mengingat kebutuhan bisnis berkaitan erat dengan pasokan listrik, PGN juga bersedia melayani jasa penunjang kelistrikan untuk kegiatan usaha IWAPI. Sebagai langkah konkret lainnya, PGN sanggup menyediakan dan melakukan pemeliharaan Mesin Chiller untuk kegiatan usaha IWAPI.

Desima mengungkapkan, bertepatan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IWAPI 2018 bertema IWAPI 43 Tahun, Konsisten Berperan Meningkatkan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Untuk Kesejahteraan Keluarga serta Pertumbuhan Ekonomi Nasional.

MoU tersebut merupakan langkah taktis dan strategis menjawab kebutuhan bisnis masa depan. “Persoalan kebutuhan energi adalah hal utama bagi pelaku usaha,” ucap Desima di hadapan sekitar 2.500 peserta Rakernas.

Dia mengungkapkan IWAPI yang berisikan pejuang ekonomi kaum hawa menjalar dari ekonomi skala besar hingga kelas UMKM. “Dengan semangat organisasi yang merdeka dan setara, IWAPI bertanggung jawab memajukan perempuan Indonesia,” ujar Desima.

Sebagai organisasi yang berdiri sejak 1975, kiprah IWAPI yang mempunyai organ di 32 provinsi, akan selalu membantu pemerintah mengatasi banyak persoalan sosial. Terlebih, saat ini di tengah beragam bencana alam yang menerpa, kita sebagai bangsa harus menetapkan pondasi ekonomi yang berkelanjutan.

Desima mengatakan kesetaraan gender akan menguatkan negara. “Dengan keadilan tersebut, negara mempunyai lebih banyak kemampuan untuk berkembang mengurangi kemiskinan dan ketimpangan yang merupakan tujuan dari segala kebijakan pemerintah,” ujar Desima.


(ROS)

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

2 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA