QR Code Bantu Gerakkan Inklusi Keuangan Pengusaha Mikro

Nia Deviyana    •    Jumat, 14 Dec 2018 18:42 WIB
QR Code
QR Code Bantu Gerakkan Inklusi Keuangan Pengusaha Mikro
Ilustrasi penggunaan qr code di sebuah pasar di Tiongkok. (FOTO: AFP)

Jakarta: Bank Indonesia optimistis metode pembayaran dengan Quick Response (QR) Code mendapatkan respons yang baik dari masyarakat dan pelaku ekonomi.

Selain praktis untuk konsumen, penerapan QR Code tidak memakan banyak biaya karena merchant tak perlu menyediakan mesin electronic data capture (EDC). Dengan penerapan QR Code, BI berharap inklusi keuangan di Indonesia meningkat, terutama bagi pelaku usaha mikro.

"QR Code cocok untuk penjual mikro yang selama ini tidak tersentuh bank. Kalau sudah pakai (QR Code) diharapkan dia buka rekening sehingga financial inclusion naik, jadi kalau dia mau pinjam uang ke bank nantinya juga akan mudah," ujar Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko usai diskusi di Jakarta, Jumat, 14 Desember 2018.

Hingga kini BI masih menyempurnakan standardisasi terkait QR Code. Nantinya, QR Code hanya akan memiliki satu barcode yang bisa dipakai bertransaksi oleh seluruh pelaku industri keuangan.

Onny menuturkan proses pematangan sudah mencapai 95 persen sehingga diharapkan standardisasi bisa dirilis pada kuartal I-2019. Adapun BI masih melakukan uji coba perihal notifikasi. Sistem ini penting untuk memastikan uang masuk ke pihak penjual.

"Selain itu ada beberapa perusahaan yang baru bergabung masih membutuhkan waktu untuk menyamakan perangkatnya sesuai standar. Kami mau pastikan standar ini bisa diterima semua industri," pungkasnya.

 


(AHL)


Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan
Akhiri Perang Dagang

Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan

1 day Ago

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi Amerika Serikat akan mencapai kesepakata…

BERITA LAINNYA