Pentingnya Memahami Syarat dan Kebijakan e-Commerce Saat Belanja Online

   •    Selasa, 12 Dec 2017 15:36 WIB
harbolnas 2017
Pentingnya Memahami Syarat dan Kebijakan <i>e-Commerce</i> Saat Belanja Online
Seorang pengguna internet melihat situs belanja online lazada.com di Jakarta, Kamis (5/12). (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Jakarta: Belanja online sudah menjadi fenomena baru yang mulai digemari masyarakat. Selain memberikan kemudahan hanya dengan satu sentuhan, konsumen juga tak perlu repot datang ke gerai untuk membeli barang.

Sayangnya, di balik kemudahan berbelanja online atau daring terselip bahaya yang bisa saja mengancam konsumen. Bukan hanya penipuan namun juga keamanan data pribadi.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan hal paling krusial saat seseorang berbelanja online adalah soal perlindungan data pribadi.

"Ketika Kita klik aplikasi online, Kita tidak tahu bawa sebenarnya data pribadi mulai dari alamat, email, nomor kartu kredit, KTP, nomor telepon, dan sebagainya dipegang oleh produsen dan Kita tidak tahu posisi produsen itu dimana," katanya, dalam Selamat Pagi Indonesia, Selasa 12 Desember 2017.

Menurut Tulus, data pribadi konsumen rawan disalahgunakan oleh pihak lain. Bisa saja setelah data pribadi konsumen didapatkan, oleh produsen dikonversi ke hal lain seperti promosi atau dijual ke pihak ketiga.

Di sinilah, kata Dia, perlunya konsumen memahami syarat dan kebijakan yang diterapkan oleh e-commerce. Ketiadaan aturan baku tentang perlindungan data pribadi di Indonesia membuat konsumen harus pintar-pintar dan lebih berhati-hati dalam menggunakan kemudahan teknologi.

"Ujungnya Kita mengharapkan lebih pada itikad baik dari masing-masing operator atau produsen untuk mencantumkan itu. Bagaimana Dia bertransaksi dengan konsumen, bagaimana perlindungannya dan lain-lain. Ini lebih kepada goodwill dari perusahaan," ungkapnya.




(MEL)