Kendala Administrasi Ganjal Launching Jatim Mart di Singapura

Amaluddin    •    Senin, 21 Mar 2016 20:42 WIB
jawa timur
Kendala Administrasi Ganjal <i>Launching</i> Jatim Mart di Singapura
Singapura. Terbit : HARYANTO.

Metrotvnews.com, Surabaya: Rencana Pemerintah Jawa Timur meluncurkan Jatim Mart di Singapura awal April 2016 molor. Pasalnya, hingga saat ini administrasi dan dokumen tentang perdagangan luar negeri belum rampung.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jatim, Hadi Praseto menjelaskan peluncuran Jatim Mart bakal mundur sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

"Terakhir memang kita putuskan pada 1 April 2016, namun karena urusan administrasi belum beres, maka akan diundur lagi dan belum ditentukan waktunya," kata Hadi, dikonfirmasi, Senin (21/3/2016).

Pembukaan atau soft opening Jatim Mart di Singapura ini sudah mundur dua kali. Sebelumnya, Jatim Mart direncanakan akan dilounching oleh Gubernur Jatim Soekarwo pada 31 Maret 2016. Kemudian mundur pada 1 April 2016.

Hal itu disebabkan karena South East Asia Business Centre (SBC) masih proses penyelesaian administrasi dan dokumen di Singapura. SBC adalah sebuah perusahaan Singapura yang memberikan jasa layanan terpadu kepada UKM di seluruh negara ASEAN, dan telah bekerjasama dengan Pemprov Jatim.

Menurutnya Pemprov tidak masalah jika harus mundur satu atau dua bulan karena akan bisa lebih mempersiapkan diri.

"Pihak SBC menyatakan tetap bertanggung jawab dan akan segera menyelesaikan semua urusan administrasinya," kata Hadi.

Jatim Mart akan berlokasi di lantai 7 Big Box Building, Jurong, Singapura. Tempat itu merupakan pusat perbelanjaan modern kelas dunia khusus untuk penjualan eceran ala gudang dan penjualan partai di Singapura.

Jatim Mart merupakan sebuah perwujudan dari konsep Jatimnomic, sebuah layanan terpadu untuk meningkatkan ekspor barang dan jasa bagi perusahaan kecil dan menengah Jatim ke seluruh Negara ASEAN, Tiongkok hingga Eropa.

Selain itu, Jatim Mart disipkan untuk menuju pasar internasional. Guna prosesnya lebih efisien, seperti pengurusan eskpor impor, Perbankan, ruang pameran dan tenaga jual.


(SAW)