Unit Syariah Manulife Indonesia Siap Spin Off

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 29 Jun 2016 15:04 WIB
asuransimanulife aset manajemen indonesia
Unit Syariah Manulife Indonesia Siap <i>Spin Off</i>
Head of Unit Syariah Manulife Indonesia Yetty Rochyatini (Foto: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Unit Syariah Manulife Indonesia siap melakukan pemisahan unit usaha atau spin off dari induk usaha yakni PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Rencana ini bahkan sudah diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Head of Unit Syariah Manulife Indonesia Yetty Rochyatini mengatakan, dokumen spin off masih diolah oleh otoritas terkait. Sebab, kata dia, ada beberapa persyaratan yang masih harus dipertimbangkan antara Unit Syariah Manulife Indonesia dengan industrinya.

"OJK sedang mengolah untuk poin-poin tertentu yang masih bisa diakomodir apa tidak untuk membuat peraturan yang baru yang bisa mengakomodasi kebutuhan industrinya," ujarnya, di Gedung Sampoerna Strategic Square, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2016).

Dirinya menambahkan, bisa saja keputusan spin off diterbitkan pada semester II tahun ini meski targetnya adalah 2024 mendatang. Hanya saja sejauh ini pihaknya terus melakukan persiapan diri termasuk dengan memperbesar ukuran bisnisnya.

"Kita juga perbesar ukuran bisnisnya untuk terus kembangkan bisnis. OJK malah membolehkan agen konvensional jual juga yang syariah. Jadi ke depan beberapa agen boleh jual bermacam-macam jenis asuransi. Agen kita 7.000 lebih sudah sertified syariah," tuturnya.

Dengan adanya spin off, lanjutnya, maka Unit Syariah Manulife Indonesia berharap bisa meningkatkan share terhadap induk usaha. Hingga akhir 2015, share terhadap induk baru sekira 18 persen dan diharapkan angka ini bisa terus mengalami peningkatan di masa-masa yang akan datang.

"Misi kita ingin jadi penyelenggara asuransi syariah besar. Kita ingin tetap complied ke syariah, kita sangat patuhi. Lima tahun setelah spin off kita harapkan bisa 30 sampai 50 persen kontribusi ke total share induk," pungkasnya.


(ABD)


Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

5 hours Ago

Tiga maskapai penerbangan yakni Garuda Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya melakukan kebijakan me…

BERITA LAINNYA