Bank Mandiri Salurkan KUR Rp7,817 Triliun

Angga Bratadharma    •    Jumat, 23 Sep 2016 18:34 WIB
bank mandiri
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp7,817 Triliun
Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Rafas. (FOTO: MTVN/Angga Bratadharma)

Metrotvnews.com, Belitung: Bank Mandiri terus merealisasikan komitmen dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Adapun optimalisasi penyaluran KUR diharapkan memberi efek langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pada periode Januari-Agustus 2016, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp7,817 triliun kepada 200.098 debitur atau sekitar 60,1 persen dari target penyaluran tahun ini sebesar Rp13 triliun. Bank Mandiri siap memaksimalkan penyaluran tersebut di masa-masa mendatang.

Dari nilai tersebut, KUR sebesar Rp2,737 triliun diteruskan kepada usaha mikro, lalu sebesar Rp5,074 triliun disalurkan kepada usaha ritel, dan KUR sebesar Rp4,7 miliar diberikan kepada TKI. Adapun sejak pertama kali diluncurkan pada Oktober 2007 hingga Agustus 2016, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR dengan total senilai Rp36,690 triliun kepada 667.093 debitur.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, saat ini KUR merupakan salah satu alternatif pembiayaan utama bagi sektor mikro dan usaha kecil karena bunga yang lebih rendah dibanding kredit lain di segmen mikro.

"Dengan konsistensi dalam menyalurkan KUR, kami berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong laju pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Rohan dalam media gathering di Belitung, Jumat (23/9/2016).

Berdasarkan subsektor UKM penerima KUR Mandiri, bidang usaha perdagangan menerima alokasi KUR Bank Mandiri sebesar Rp6,125 triliun atau 78 persen lalu diikuti oleh bidang usaha jasa Rp1,372 triliun dan selebihnya ke industri pengolahan, perikanan, pertanian dan TKI. Sedangkan secara regional, penyaluran KUR terbesar dilakukan di Provinsi Jawa Timur, yakni sebesar Rp1,214 triliun.

Rohan menuturkan, perseroan akan memberdayakan seluruh jaringan kantor penyalur KUR Bank Mandiri yang sebanyak 2.454 kantor, yang meliputi 994 cabang mikro dan 1.460 unit mikro di 34 provinsi.

"Dengan mempertimbangkan luas jaringan penyaluran dan tren pertumbuhan penyaluran KUR ini, kami optimistis dapat mencapai target Rp13 triliun dalam empat bulan terakhir," tambah Rohan.

Di samping perluasan jaringan, upaya pencapaian target penyaluran KUR juga dilakukan melalui kegiatan-kegiatan sosialisasi KUR yang diselenggarakan oleh pemerintah antara lain oleh Kementerian Koordinasi Perekonomian, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Keuangan dan BNP2TKI.


(AHL)