Bank Muamalat Bidik 750 Nasabah Layanan Muamalat Prioritas

Eko Nordiansyah    •    Senin, 30 Jan 2017 15:49 WIB
bank muamalat
Bank Muamalat Bidik 750 Nasabah Layanan Muamalat Prioritas
Bank Muamalat. Dok: Ant.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Muamalat Indonesia menargetkan 750 nasabah bisa menjadi nasabah dari layanan Muamalat Prioritas. Saat ini baru 50 hingga 75 nasabah yang telah bergabung dengan layanan premium yang menggunakan konsep syariah tersebut.

Direktur Konsumer dan Bisnis Ritel Bank Muamalat Purnomo B Soetadi mengatakan kurang lebih hanya 750 nasabah dari total nasabah saat ini, yang secara keseluruhan berjumlah 4 juta, memiliki total aset yang mencukupi untuk masuk sebagai Nasabah Muamalat Prioritas.

"Itu sasaran kami yang utama. Dengan menawarkan layanan dan pilihan investasi dalam Muamalat Prioritas, itu diharapkan bisa menaikkan jumlah tadi," kata Purnomo di Muamalat Tower, Jalan Prof Dr Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/1/2017).

Selain nasabah yang telah existing, Bank Mumalat juga membidik nasabah lain untuk bisa bergabung dalam Muamalat Prioritas. Sebagai tahap awal, Bank Muamalat menargetkan 750 nasabah yang sudah ada bisa mendapatkan layanan premium ini.

"Targetnya karena kami sudah punya 750 (nasabah) yang layak berdasarkan dana yang dititipkan, tahun ini itu semua diharapkan dapat jadi nasabah prioritas. Itu yang di Jakarta saja," jelas dia.

Bukan hanya nasabah yang ada di Jakarta, tapi bank syariah pertama di Indonesia ini juga menargetkan nasabah dari kota-kota besar lain di Indonesia. Misalnya saja seperti nasabah yang ada di Surabaya, Bandung, Medan, dan Makassar.

"Rencananya memang akan ada di kota besar lainnya namun secara bertahap. Tahun ini fokus di Jakarta dulu mungkin pada tahun depan akan kita kembangkan. Nasabah di luar jakarta mereka tetap bisa mendapatkan prioritas tapi mungkin ada beberapa kelebihan yang tidak bisa diperolehnya," pungkasnya.


(SAW)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

2 days Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA