Buka TEI 2017, Jokowi Sebut Nilai Ekspor Indonesia Meningkat

Desi Angriani    •    Rabu, 11 Oct 2017 11:26 WIB
trade expo indonesia
Buka TEI 2017, Jokowi Sebut Nilai Ekspor Indonesia Meningkat
Trade Expo Indonesia 2017. (FOTO: MTVN/Desi Angriani)

Metrotvnews.com, Banten: Presiden Joko Widodo memamerkan kenaikan angka perdagangan luar negeri Indonesia saat membuka penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (ITE) 2017. Nilai ekspor Indonesia periode Januari hingga Agustus mencapai USD108,79 miliar. Jumlah ini meningkat 17,58 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Begitu juga ekspor nonmigas, Januari sampai Agustus mencapai USD98,76 miliar atau mengalami kenaikan 17,73 persen. Naiknya lumayan tinggi bila dibanding periode sama 2016," ucap Jokowi di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Rabu 11 Oktober 2017.

Menurutnya, hal tersebut tak terlepas dari kerja sama antara eksportir swasta, dunia usaha dan pemerintah. Pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang dipercepat tiga tahun terakhir juga diklaim memiliki andil terhadap peningkatan nilai perdagangan.

"Buktinya dalam world competitiveness index 2017, posisi Indonesia berada di 36 naik dari posisi 41 tahun sebelumnya. Ini dihitung dari 137 negara. Nomor kita sekarang 36, ya cukup baik," tutur dia.

Jokowi menambahkan, kondisi Indonesia serupa dengan Korea Selatan saat pertama kali bangkit menuju negara industri dunia. Sebab itu, Presiden meminta dunia udaha tetap optimistis dan memanfaatkan momen ITE 2017 dengan maksimal.

"Ini kita harusnya kalau mendengar peringkat kita naik harusnya percaya diri, harusnya optimistis. Jangan ada pesimisme di antara kita," imbuh dia.




Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta perbaikan kualitas produksi dan pengiriman barang. Hal ini bertujuan agar produk dalam negeri dapat bersaing dengan produk asing.

"Saya pernah meningkatkan, pembeli memperhatikan aspek spefikiasi, barang harus sesuai pesanan, on budget atau kompetitif dan cocok dengan pesanan, on time, untuk itu saya minta kementerian terkait agar ditemukan solusi atas persoalan bahan baku dan hambatan di jalur logistik," tutup dia.

Adapun Kementerian Perdagangan menargetkan sebanyak 1.100 peserta atau eksibitor ikut serta dalam pameran tersebut. Para peserta atau eksibitor merupakan produsen, eksportir, serta pemasok produk dan jasa Indonesia yang berkeinginan memperluas pasar mereka ke luar negeri melalui perdagangan dengan buyer internasional yang menghadiri TEI 2017.

TEI 2017 akan menampilkan lebih dari 300 produk dan jasa Indonesia. Semua produk dan jasa yang dipamerkan dibagi dalam tujuh zona produk potensial dan unggulan nasional. Zona-zona tersebut adalah furniture and furnishing, fashion, craft and creative products, premium products, strategic industries, manufacturing products and services, food and beverages, dan province premium products.


(AHL)