Pemerintah Teken Kerja Sama Pengelolaan KEK Arun Lhokseumawe

Eko Nordiansyah    •    Senin, 12 Feb 2018 16:38 WIB
kekayaan energi
Pemerintah Teken Kerja Sama Pengelolaan KEK Arun Lhokseumawe
Pemerintah melakukan sejumlah penandatanganan kerja sama investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe. Medcom/Eko N.

Jakarta: Pemerintah melalui Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) melakukan sejumlah penandatanganan kerja sama investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe. Penandatagangan perjanjian kerja sama dilakukan antara Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN) dengan PT Patriot Nusantara Aceh selaku Badan Usaha Pengelola (BUPP) KEK Arun Lhokseumawe.

Penandatanganan perjanjian kerja sama kegiatan operasional berupa barang milik negara berupa aktiva LNG Arun dilakukan oleh Direktur LMAN Rahayu Puspasari dengan Direktur Utama PT Patriot Nusantara Aceh Birman Prabowo disaksikan oleh  Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

"Dia punya hak ekslusif mewakili KEK itu, yang bekerja sama dengan LMAN selaku pemilik aset. Dengan adanya KEK, asetnya tetap aset negara, tapi karena ada kehadiran Patriot Nusantara di sana, jadi setiap kerja sama harus melalui Patriot Nusantara," ujar Puspa di Kantor Kemenkeo Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin 12 Februari 2018.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf selaku Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe mengatakan dalam mendukung percepatan realisasi investasi pada KEK Arun Lhoeksumawe, pihaknya bakal mengembangkan kawasan tersebut untuk berbagai industri.

"Kami mendukung percepatan realisasi KEK Arun. Prioritas investasi yang akan dikembangkan di kawasan tersebut adalah bidang pengolahan ekspor migas dan energi, bidang petrokimia, bidang logistik dan pelabuhan, bidang industri pengolahan dan agroindustri, dan industri kertas," jelas dia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, memberikan apresiasi dengan mulai dikelolanya KEK Arun Lhokseumawe ini. Dimulainya perjanjian kerja sama ini diharapkan investasi di KEK Lhokseumawe bisa berjalan dengan cepat dan baik karena melalui Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Perizinan didelegasikan kepada mereka supaya terbentuk PTSP satu pintu. Sehingga investor tidak lagi datang ke banyak kantor, dia akan teoritis PTSP itu. Saya percaya dengan apa yang kita saksikan sekarang ini, KEK Arun Lhokseumawe akan menjadi kawasan yg kebanggaan kita," jelas dia.

Selain itu dilakukan penandatanganan kerjasama investasi antara lain:
1. Pelindo I dengan PT Aceh Makmur Bersama, investasi di bidang pengolahan di bidang CPO dan turunannya.
2. PT Pelindo I dan PT Sinergi Tangguh Alam Raya, investasi di bidang usaha plywood dengan memanfaatkan lahan seluas 2,5 hektare.
3. Pelindo I dengan PT East Continent Gas Indonesia, investasi di bidang usaha LPG pressurized dan pabrik botting LPG.
4. Pelindo I dengan PT Prosperity Building Material, investasi di bidang logistik pengantongan semen.



(SAW)