BKPM Dorong Jepang Manfaatkan Perizinan Investasi Cepat

   •    Kamis, 07 Dec 2017 11:03 WIB
bkpm
BKPM Dorong Jepang Manfaatkan Perizinan Investasi Cepat
Ilustrasi PTSP. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Jakarta: Deputi Kepala BKPM untuk Pelayanan Investasi Lestari Indah mendorong perusahaan Jepang untuk memanfaatkan perizinan investasi yang mudah dan cepat di Indonesia.

"Izin investasi di Indonesia terus disederhanakan sehingga perusahaan Jepang dapat lebih mudah dan cepat untuk memperoleh izin," ujar Lestari Indah dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 7 Desember 2017.

Hal tersebut diungkapkan Lestari dalam Seminar "Indonesia Business Climate and Current Policies on Investment Permits" di Gedung Bank of Kyoto. Dalam paparannya, Deputi Kepala BKPM menjelaskan tentang prosedur terkini untuk peroleh izin investasi di Indonesia kepada sekitar 60 perusahaan Jepang. Seminar ini diselenggarakan KJRI Osaka bekerja sama dengan Indonesia
Investment Promotion Centre (IIPC) di Tokyo, Perwakilan Bank Indonesia di Tokyo, Jetro Kyoto, CCI Kyoto dan Bank of Kyoto.

Seminar ini juga menghadirkan Kepala Perwakilan BI di Tokyo Puji Atmoko yang mempresentasikan perkembangan pembangunan dan tren ekonomi Indonesia terkini. Perwakilan dari Jetro yakni Deputi Direktur Divisi Asia dan Oceania Overseas Research Department Hideki Fujie, dan perwakilan Nitto Seiko Co Ltd Manager Global Strategies Section, Planning Department Tadashi Uehara juga dihadirkan untuk berbagi informasi dan pengalaman terkait iklim dan tren investasi di Indonesia.

Konjen RI Osaka Wisnu E Pratignyo membuka seminar tersebut dan mengungkapkan bahwa latar belakang pelaksanaan seminar ini adalah banyaknya pebisnis Jepang yang menanyakan perihal perizinan investasi di Indonesia.

Oleh karenanya, KJRI Osaka berinisiatif mengundang narasumber yang terkait langsung untuk memaparkan kebijakan terkini, yakni pejabat BKPM. Sementara itu, Hideki Fujie dari Jetro yang pernah bertugas di Jakarta selama lima tahun, mengutarakan bahwa kerja sama ekonomi dengan Indonesia sangat menguntungkan, terutama didukung dengan pembangunan di Indonesia yang sangat pesat.

Sedangkan Tadashi Uehara dari Nitto Seiko Co Ltd menceritakan pengalaman puluhan tahun dirinya dan perusahaannya beroperasi di Tangerang dengan nama PT Nitto Alam Indonesia (NAI), sejak 1992.

Seminar ini merupakan salah satu bagian dari upaya KJRI Osaka untuk mendorong perusahaan Jepang agar perluas bisnis dan tingkatkan investasinya di Indonesia. Perusahaan Jepang juga secara rutin diundang untuk menjajaki dan melihat langsung peluang bisnis, infrastruktur dan fasilitas yang ada di Indonesia sebelum melakukan investasi.

 


(AHL)