Ancaman Singapura Soal Tax Amnesty Tak Perlu Ditanggapi

Anggitondi Martaon    •    Kamis, 22 Sep 2016 16:34 WIB
mpr ads
Ancaman Singapura Soal Tax Amnesty Tak Perlu Ditanggapi
Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan dalam acara Pencanangan Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, 1 Juli 2016 (Foto:Antara/Widodo S Jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank swasta di Singapura mengancam akan mempidanakan nasabahnya yang akan mengikuti program Tax Amnesty. Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta meminta agar ancaman tersebut tak ditanggapi.

"Tidak usah takut,‎" ujar pria yang akrab disapa Oso, saat ditemui di Hotel Hermitage, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/9/2016).

Pria yang akrab disapa Oso ini menyampaikan, Singapura tidak boleh mencampuri kebijakan yang ada di Indonesia. Negeri Kepala Singa seharusnya menghormati upaya pemerintah untuk menarik uang orang Indonesia yang beredar di luar negeri.

"Singapura sebagai tetangga, tapi Singapura juga harus menghormati kita sebagai tetangga. Jangan mencampuri urusan kita," kata Oso.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Edy Ganevo. Menurutnya, orang Indonesia yang menyimpan dana di Singapura tak perlu menghiraukan ancaman tersebut.

"Enggak usah takut, enggak masalah itu, karena kita punya aturan sendiri, punya UU sendiri. Kita harus jalan terus," Kata Edy.

‎Sebelumnya, perbankan swasta di Singapura dikabarkan membeberkan ke kepolisian setempat nama-nama nasabah yang ikut program amnesti pajak. Alasannya, program amnesti pajak tersebut dikhawatirkan bisa menghancurkan bisnis perbankan di Singapura.

Hingga 15 September 2016, data menunjukkan bahwa mayoritas dana repatriasi dan harta yang diungkapkan berasal dari Singapura. Jumlah dana repatriasi mencapai Rp14,09 triliun atau 76,14 persen dari total repatriasi dan harta bersih yang diungkapkan mencapai Rp103,16 triliun atau 74,51 persen dari total harta deklarasi luar negeri.


(ROS)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA