Siapkan Rp50 Miliar Bila Ingin Merintis Bisnis di Sektor Fintech

M Studio    •    Selasa, 16 Aug 2016 00:00 WIB
berita bca
Siapkan Rp50 Miliar Bila Ingin Merintis Bisnis di Sektor Fintech
Otoritas Jasa Keuangan mengumumkan rencana batas minimum modal bagi pelaku usaha di bidang teknologi keuangan (fintech) sebesar Rp50 miliar (Foto:Dok.BCA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja mengumumkan rencana batas minimum modal bagi pelaku maupun mereka yang ingin merintis usaha di bidang teknologi keuangan (fintech) sebesar Rp50 miliar.

Saatini, OJK mencatat ada empat jenis usaha yang berkembang di sektor fintech, yakni bergerak di bidang pembiayaan dan pinjaman, asuransi, praktik gadai, serta sistem pembayaran. Penetapan modal minimum dari OJK ini sama dengan modal ventura.

Menurut Deputi Komisoner Pengawas Industri Jasa Keuangan Non Bank (IKNB) Dumoly F. Pardede, pertimbangan penyeragaman modal minimum fintech dengan modal ventura adalah karena praktik bisnis keduanya sama.

Saat ini, tim OJK yang sedang menyusun Peraturan OJK (POJK) fintech melakukan pemetaan atas model bisnis fintech. Hal itu sesuai dengan jenis bisnis yang digarap. Misalnya, bidang pendanaan, modal ventura, asuransi, dan pergadaian.

Targetnya, POJK ini akan selesai pada tahun ini pula. Meski demikian, banyak pelaku yang keberatan atas aturan in idan berpendapat sebaiknya batas minimum modal fintech tidak dipukul rata.

Co-Founder Pinjam.co.id Teguh B. Ariwibowo mengatakan, daripada membatasi modal minimal perusahaan sebesar Rp50 miliar, OJK sebaiknya membiarkan terlebih dahulu industri fintech tumbuh.

Kalaupun modal minimum harus diatur, sebaiknya dipetakan terlebih dahulu berdasarkan wilayah operasionalnya serta jenis usaha fintech juga harus dilakukan.

Sumber: smart-money.co


(ROS)