Bank Mandiri Bidik Kredit Mikro Tumbuh di Atas 15%

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 25 Nov 2016 18:36 WIB
bank mandiri
Bank Mandiri Bidik Kredit Mikro Tumbuh di Atas 15%
Ilustrasi. (FOTO: MI/Angga Yuniar)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan kredit mikro untuk tahun depan bisa tumbuh lebih dari 15 persen. Target ini di atas target rata-rata bank yang membidik kredit mikro di 2017 mampu tumbuh antara 15 hingga 20 persen.

"Kredit mikro tahun depan tetap tumbuh karena mikro juga cukup bagus. Kita proyeksikan tahun depan mikro tumbuh kisaran di atas 15 persen, di atas rata- rata banknya 15 hingga 20 persen," kata Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi di Plaza Mandiri, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Untuk menggenjot kredit mikro tahun depan Bank Mandiri masih akan menerapkan strategi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan bank plat merah ini juga akan menyasar pembiayaan produktif melalui kredit mikro bagi pekerja.

"Kita masuk ke kredit serbaguna, itu sebenarnya produktif juga. PNS, pegawai swasta, TNI, Polri ambil pinjaman bukan untuk foya-foya, pasti untuk sesuatu yang produktif. Mungkin warung, bikin kos-kosan, renovasi rumah, kan itu bukan konsumtif, produktif juga," jelas dia.

Menurut dia, saat ini pembiayaan produktif melalui kredit mikro sudah mencapai 70 persen dari seluruh kredit yang disalurkan. Sedangkan yang 30 persen sisanya disalurkan untuk segmen karyawan dan pegawai.

"Sekarang kan portofolio kami 70 persen yang produktif, yang komersial pedagang, petani, nelayan, yang 30 persen kepada karyawan atau pegawai. Kita akan coba dorong ke 60-40 lah. 60 (persen) mikro. Tetap produktif, di dalamnya antara lain ada KUR," lanjut Tardi.

Dirinya menambahkan, pertumbuhan kredit mikro perseroan juga ditopang oleh penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Untuk tahun ini saja, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp11 triliun hingga Oktober dari target Rp13 triliun dari pemerintah.

Khusus untuk kredit mikro, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp47 triliun sampai dengan kuartal III-2016. Tardi optimistis jika target pertumbuhan kredit mikro sebesar 20 persen atau setara Rp50 triliun akan mampu dicapai hingga akhir tahun ini.


(AHL)