Minim Serapan, Stok Gula RNI Capai 30 Ribu Ton

Ade Hapsari Lestarini    •    Minggu, 13 Aug 2017 12:28 WIB
rni
Minim Serapan, Stok Gula RNI Capai 30 Ribu Ton
Illustrasi. ANT/Ari Bowo Sucipto..

Metrotvnews.com, Tarakan: PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) mencatat melimpahnya stok gula dari hasil musim giling tahun ini akibat minimnya diserap oleh pasar.

Menurut Direktur Utama RNI B. Didik Prasetyo, perseroan bisa memproduksi gula sebesar 2.500-3.000 ton per hari hingga musim giling berakhir. "Biasanya stok selalu habis. Hanya saja tahun ini suplai gula pasir melimpah dan sulit masuk pasar," ungkap dia usai melakukan jalan sehat BUMN untuk Negeri, di Tarakan, Minggu 13 Agustus 2017.

Didik menambahkan, saat ini harga jual gula RNI rerata sebesar Rp10.900 per kilogram (kg). Harga tersebut disebabkan melimpahnya gula pasir di pasaran.

Adapun saat ini harga jual gula pasir yang ditetapkan oleh pemerintah di tingkat eceran sebesar Rp12.500 per kg. Sehingga Didik menginstruksikan anak usaha RNI, PT Rajawali Nusindo untuk memasarkan stok gula tersebut secara retail.

"Pemasaran stok gula secara retail ini melalui 42 cabang Rajawali Nusindo di seluruh Indonesia," tambah dia.

Pemasaran secara retail tersebut, tutur Didik, sudah dilakukan sejak sebulan terakhir. Adapun penjualan gula via retail tersebut sudah ada di antaranya Surabaya, Yogyakarta, dan Sidoarjo.

Dia mengaku, penyebaran paling sulit terjadi di Indonesia bagian timur. "Karena di wilayah tersebut kebutuhannya sedikit tetapi logistik ya mahal," pungkasnya.


(SAW)