Luhut: Pekerja Lokal Mendominasi Pabrik Baterai di Morowali

Ilham wibowo    •    Senin, 14 Jan 2019 14:03 WIB
mobil listrikmotor listrik
Luhut: Pekerja Lokal Mendominasi Pabrik Baterai di Morowali
Menko Maritim Luhut Pandjaitan. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pekerja lokal mendominasi operasional pabrik baterai lithium di Morowali. Kawasan ini diproyeksikan menjadi produsen batrai kendaraan listrik terbesar di dunia.

Luhut membantah keras isu serbuan tenaga kerja asing dari Tiongkok dalam proyek investasi senilai USD7,8 miliar ini. Tenaga kerja asing yang ada di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) ini bukan untuk buruh kasar.

"Media sudah diajak untuk melihat isu bahwa buruh Tiongkok tidak 95 persen. Janganlah kampanye menebar kebohongan," ujar Luhut di kantornya, Jakarta, Senin, 14 Januari 2019.

Industri di Morowali ini telah diisi 31 ribu pekerja yang didominasi anak bangsa. Luhut memaparkan sebanyak 3.100 tenaga asing di antaranya masih dibutuhkan lantaran kualifikasi yang belum terisi pekerja lokal.

Luhut mengaku telah berulang kali mengecek isu kehadiran pekerja asing ini. Bahkan ia juga sempat mengajak aktivis reformasi Hariman Siregar sebagai saksi hidup.

"Saya ajak Hariman Siregar kemarin ke Morowali. Saya bilang saya mau tidur saja, silakan cari Tiongkok-nya barangkali ada di dekat hutan," ujar Luhut.

Lebih lanjut, kawasan industri Morowali seluas 47 ribu hektare ini juga dibangun politeknik khusus agar warga setempat mengisi posisi strategis. Pada tahun mendatang, investasi bidang sumber daya manusia tersebut bakal mengikis jumlah pekerja asing.

"Politeknik sekarang dari 200 orang jadi 600 orang setahun. Investasi akan meningkat, buruh lokal menjadi 100 ribu orang lima tahun ke depan," pungkasnya.


(AHL)