Cara LBH Jakarta Menangani Korban Fintech Dikritisi

Theofilus Ifan Sucipto    •    Jumat, 14 Dec 2018 16:42 WIB
ojkfintech
Cara LBH Jakarta Menangani Korban <i>Fintech</i> Dikritisi
Wakil Ketua Umum AFPBI Sunu Widyatmoko. (FOTO: Medcom.id/Theofilus Ifan)

Jakarta: Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPBI) mengkritisi cara LBH Jakarta dalam menangani laporan korban financial technology (fintech). Dalam hal ini adalah aplikasi pinjaman daring.

Wakil Ketua Umum AFPBI Sunu Widyatmoko mengungkapkan laporan korban yang diterima LBH Jakarta belum menemukan jalan keluar hingga saat ini. Sehingga berdampak pada industri fintech.

"Orang jadi beranggapan secara umum bahwa fintech itu tindakan yang tidak benar. Padahal kita ingin menyampaikan yang legal (terdaftar), itu beda dengan yang ilegal," ujar Sunu di kantor OJK Wisma Mulia 2, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat, 14 Desember 2018.

Sunu juga membandingkan LBH Jakarta dengan LBH Bandung dan LBH Bogor. AFPBI sebelumnya sudah mengadakan pertemuan dengan LBH Bandung, LBH Bogor, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak dua kali. Namun, LBH Jakarta tidak dapat hadir di kedua pertemuan tersebut.

Dia menceritakan pertemuan tersebut berisi diskusi mencari jalan keluar atas korban fintech. Menurut dia, bentuk jalan keluar itu beragam, bergantung jenis masalah dan platform-nya. Salah satu solusi yang disepakati adalah menjadwal ulang masa pinjaman.

"Artinya, pertemuan mediasi yang diadakan oleh OJK itu ada jalan keluar dan pemecahannya, kalau mau," tegas Sunu.

Sunu menambahkan saat ini LBH Jakarta mencampuradukkan fintech legal dan ilegal. Kalau pengguna dirugikan oleh fintech legal, AFPBI menyediakan sarana mediasi dan dijamin selesai. Namun dirinya mengaku tidak tahu jika LBH Jakarta memiliki niat lain.

 


(AHL)


Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan
Akhiri Perang Dagang

Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan

1 day Ago

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi Amerika Serikat akan mencapai kesepakata…

BERITA LAINNYA