Bulog Targetkan Serapan Beras Lebih Baik Tahun Depan

Gervin Nathaniel Purba    •    Kamis, 07 Dec 2017 20:48 WIB
bulog
Bulog Targetkan Serapan Beras Lebih Baik Tahun Depan
Illustrasi (ANT/Trisnadi).

Jakarta: Perum Bulog baru mampu menyerap 2,14 juta ton beras sampai 6 Desember 2017.  Artinya target untuk menyerap sebanyak 3,7 juta ton beras sepanjang 2017 sepertinya tidak  tercapai.

Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Febriyanto mengatakan, meskipun tidak mencapai target pada tahun ini, ia optimis tahun depan penyerapan akan lebih baik.

“Tahun depan kita optimis ya karena tadi disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan, beberapa daerah mulai panen raya mulai Januari. Mudah-mudahan nanti volume penyerapan mulai meningkat lagi,” ujar Febriyanto di kantor pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Desember 2017.

Dari penyerapan tahun depan, pihaknya berecana akan mengalokasikan beras komersial sebanyak satu juta ton. Jumlah tersebut meningkat 700 ribu ton dari total alokasi saat ini sebesar 300 ribu ton.

Febri menjelaskan anggaran untuk beras komersial berasal dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2018. Namun alokasi satu juta ton beras komersial itu masih dalam tahap persetujuan.

"Ini anggaran Bulog sendiri, tinggal kalikan aja harga pembeliannya berapa. Kan kalau komersial tuh fleksibel harganya. Tinggal dikalikan saja. Pengadaannya aja mislanya Rp8.000 per kg. Maka Rp8 triliun kita siapkan anggarannya. Skema komersial harus kita dorong,” ungkapnya.

Rencana alokasi beras komersial sebagi bentuk persiapan Bulog terhadap perubahan program bantuan pangan non tunai (BPNT) dan bantuan sosial restra 2018.

“Karena kita mengantisipasi perubahan skim kebijakan dari rastra ke bansos atau apapun namanya. Jadi kita harus siapkan semua sumber daya Bulog masuk ke komersial,” ungkapnya.

Melalui skema komersial, lanjut Febri, pihaknya berencana akan lebih banyak menjual beras medium karena rata-rata digunakan konsumen saat ini.

“Belum detil tapi klo kita lihat tren konsumsi masyarakat kan medium. Mungkin 80/20 (medium/premium),” pungkasnya.


(SAW)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA