Pembangunan Pulau Bisa Wujudkan Poros Maritim

   •    Senin, 13 Mar 2017 14:07 WIB
kemaritimanporos maritim duniamaritim dan kelautan
Pembangunan Pulau Bisa Wujudkan Poros Maritim
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Rahmad Handoyo mengatakan, pembangunan pulau terluar termasuk pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) didalamnya merupakan cara efektif guna mewujudkan visi poros maritim dunia Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Pengelolaan sumber daya alam yang terdapat didalamnya harus kita kelola secara efisien dan produktif guna menghindari penyimpangan tata kelola," kata Rahmad Handoyo, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Senin 13 Maret 2017.

Menurut dia, sejumlah penyimpangan tata kelola yang berpotensi terjadi antara lain perusakan keanekaragaman ekosistem lingkungan laut, dan aktivitas ilegal seperti penyeludupan narkoba dan penangkapan ikan secara ilegal.

Ia mengapresiasi Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang sudah menetapkan 111 nama pulau kecil terluar dan hendaknya diselaraskan dengan pembangunan sarana dan prasarana yang ada. Rahmad menginginkan agar pengelolaan pulau-pulau tersebut dapat menjadi skala prioritas karena akan berdampak kepada penghasilan masyarakat khususnya nelayan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan kebijakan pemerintah melalui Keputusan Presiden No 6 Tahun 2017 tentang Menetapkan 111 Pulau sebagai Pulau-Pulau Kecil Terluar adalah guna mencegah okupasi dari pihak asing.

"Penetapan pulau-pulau ini untuk mencegah isu okupasi atau klaim kepemilikan pulau oleh warga negara lain," kata Menteri Susi.

Keppres tersebut dilakukan untuk meminimalisir masalah-masalah yang kerap mengganggu keamanan nasional, seperti penjualan tanah pulau kepada pihak asing, dan kepemilikan pulau secara pribadi oleh warga negara Indonesia maupun oleh pihak asing.

 


(ABD)