BPS Sebut Nilai Tukar Petani Lampung Turun 0,27%

   •    Jumat, 13 Apr 2018 14:02 WIB
pertanianpetanibpsekonomi daerah
BPS Sebut Nilai Tukar Petani Lampung Turun 0,27%
Gedung BPS (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

Bandar Lampung: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) secara gabungan di Provinsi Lampung pada Maret 2018 turun sebanyak 0,27 persen. NTP turun karena beberapa subsektor komoditas mengalami penurunan harga.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum mengatakan NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan.

"NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga," kata Yeane, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 13 April 2018.

Menurutnya, pada Maret 2018, beberapa komoditas tercatat harganya turun antara lain pada komoditas subsektor tanaman pangan, subsektor hortikultura, dan subsektor perikanan tangkap seperti pada komoditas ketela pohon/ubi kayu, cabai merah, dan beberapa jenis ikan tangkap.

"Sedangkan subsektor perkebunan, peternakan, dan perikanan budidaya tercatat harganya turun antara lain pada komoditas lada, unggas, telur ayam ras, dan beberapa jenis ikan budi daya," tuturnya.

Yeane menjelaskan, secara rinci kenaikan atau penurunan NTP Maret 2018, subsektor pertanian tanaman pangan naik 0,05 persen, subsektor tanaman hortikultura naik sebesar 0,62 persen, dan subsektor tanaman perkebunan rakyat turun sebesar 1,06 persen.

"Kemudian, subsektor peternakan turun sebesar 0,29 persen, subsektor perikanan tangkap naik sebesar 1,35 persen, dan subsektor perikanan budi daya turun sebesar 0,15 persen," pungkasnya.

 


(ABD)