Ekspor Turun, Darmin Sebut Neraca Pergangan RI Masih Bagus

Desi Angriani    •    Senin, 17 Jul 2017 22:26 WIB
neraca perdagangan indonesia
Ekspor Turun, Darmin Sebut Neraca Pergangan RI Masih Bagus
Menko Perekonomian Darmin Nasution. MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2017 mengalami surplus USD1,63 miliar dengan nilai ekspor USD11,64 miliar dan impor 10,01 miliar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai, neraca perdagangan Indonesia cukup bagus meskipun ekspor mengalami penurunan sebesar 18,82 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Ekspor kita ya lumayan baik, kalau dihitung bulan per bulan sebenarnya ada perlambatan. Tapi kalau Januari-Juni sekarang dengan tahun lalu pertumbuhannya masih oke 16-17-18 persen," ucap Darmin seusai menghadiri rapat di Baleg DPR RI, Jakarta, Senin 17 Juli 2017.

Menurutnya, surplus neraca perdagangan yang disumbang oleh nilai ekspor USD11,64 miliar memberikan dampak yang cukup positif terhadap perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana ekspor memberikan dampak negatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Surplusnya juga masih lumayan baik sehingga dampaknya pada perubahan APBN itu positif. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana ekspor dan impor negatif terus pertumbuhannya," tutur dia.

Kendati demikian, Darmin tetap memprediksi pertumbuhan ekspor Indonesia hingga akhir tahun  berada di kisaran 16 sampai 17 persen.

"Sekarang saja 16-17 sampai akhir tahun enggak akan terlalu jauh itu," pungkas dia.

Berdasarkan data BPS, nilai ekspor Indonesia pada Juni 2017 yang mencapai USD11,64 miliar mengalami penurunan 18,82 persen dibanding ekspor Mei 2017. Sementara dibanding Juni 2016 meningkat 11,82 persen.

Ekspor nonmigas Juni 2017 mencapai USD10,35 miliar atau turun 20,66 persen dibanding Mei 2017. Sementara untuk ekspor migas Juni 2017 mencapai USD1,29 miliar, atau turun 0,38 persen

Lalu, impor Indonesia pada Juni 2017 mencapai USD10,01 miliar atau turun 27,26 persen dibanding Mei 2017, namun jika dibandingkan Juni 2016 17,21 persen. Sementara impor nonmigas pada Juni 2017 mencapai USD8,4 miliar atau turun 28,99 persen dibanding Mei 2017. Sementara impor migas pada Juni 2017 USD1,61 miliar.


(SAW)