BI Buka Transaksi Swap Lindung Nilai Non-Dolar AS

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 11 Jul 2017 16:48 WIB
bank indonesia
BI Buka Transaksi <i>Swap</i> Lindung Nilai Non-Dolar AS
Illustrasi. MI/Usman.

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) membuka transaksi swap lindung nilai kepada BI dalam mata uang non-dolar AS, mulai 12 Juli 2017. Penambahan jenis valuta asing yang digunakan dalam transaksi swap lindung nilai kepada BI dilakukan antara lain untuk mendorong semakin beragamnya sumber pembiayaan untuk kegiatan ekonomi nasional.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa 11 Juli 2017, penggunaan jenis valuta asing non-dolar AS dalam transaksi swap lindung nilai kepada BI akan dilakukan secara bertahap dimulai dengan valuta Yen Jepang (JPY) dan diikuti dengan valuta lainnya, antara lain Euro Uni Eropa (EUR) dan Renmimbi Tiongkok (CNH).

baca : RI-Tiongkok Perpanjang Kerja Sama Currency Swap USD130 Miliar

Window time Transaksi Swap Lindung Nilai kepada BI dalam mata uang non USD dibuka satu kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Rabu pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Bank dapat mengajukan transaksi swap lindung nilai kepada BI dalam mata uang non USD dalam window time tersebut dengan menyampaikan dasar kebutuhan atau underlying transaksi.

Pengaturan mengenai underlying transaksi tersebut diatur dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.18/8/2016 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 15/17/PBI/2013 tentang Transaksi Swap Lindung Nilai kepada Bank Indonesia.

Langkah kebijakan BI tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan investasi dan perdagangan internasional yang terdiversifikasi dalam berbagai mata uang. Di samping itu, transaksi tersebut diharapkan dapat membantu pengelolaan likuiditas dan pemeliharaan stabilitas nilai tukar Rupiah.

 


(SAW)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

3 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA